Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Indonesia Tuan Rumah PATA Travel Mart
Kamis, 4 Agustus 2016,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Indonesia bakal menjadi tuan rumah pameran terbesar di Asia Pasifik, PATA Travel Mart 2016 (PTM) yang rencananya akan dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Banten pada 7-9 September 2016.
"Ini even akbar dan sebuah prestise bagi Indonesia," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Profesor I Gde Pitana, di Jakarta.
Ia memaparkan, even besar ini, berdasarkan data Kemenpar dari pihak PATA per-tanggal 1 Agustus, para Seller yang sudah mengkonfirmasi tercatat 203 organisasi dari 33 negara, sedangkan untuk buyer 246 dari 56 negara.
Perhelatan ini akan bertambah gaung, pasalnya, PATA memastikan bahwa media-media international akan meliput perhelatan tersebut yakni 35 Registered Media Delegates yang terdiri dari 33 Media International untuk sementara ada 2 media nasional dari 14 negara, 21 organisasi dan 12 blogger.
"Jadi ribuan delegasi yang bakal hadir dan puluhan negara yang ikut. Kami sudah siapkan dengan matang sejak beberapa bulan lalu oleh tim Kemenpar, untuk langkah perdananya, kami akan jumpa pers di Kantor Kemenpar pada 11 Agustus 2016 dengan dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya," ujar Pitana.
Event PTM 2016 ini adalah salah satu ajang yang punya kredibilitas kuat dan diakui oleh industri pariwisata di dunia. PATA sendiri sudah berdiri sejak 1951, sebagai asosiasi nirlaba yang eksis diakui dunia menjadi katalisator bagi pengembangan travel dan turisme yang bertanggungjawab. Keanggotaan PATA terdiri dari 95 badan turisme pemerintah, negara dan kota, 29 perusahaan penerbangan internasional, bandara dan jalur pelayaran, 63 institusi pendidikan,dan ratusan perusahaan industri travel.
"PTM diadakan bulan September setiap tahun, PTM menampilkan produk wisata dan jasa dari pasar regional Asia Pasifik," ujar dia. Mengapa Pata Travel Mart bergengsi? "Karena even ini membuka peluang bisnis yang lebar, dilaksanakan dua hari penuh dengan pertemuan para buyers dan sellers, kita mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah sedangkan tahun sebelumnya dilaksanakan di Bangalore India."
Menteri Pariwisata Arief Yahya sempat hadir dan mempromosikan Wonderful Indonesia di Bangalore, India, saat itu. Dari podium setinggi 1 meter, Menpar menyampaikan keunikan dan keindahan culture, nature dan man made Indonesia. Salah satunya kuliner khas sate, bakso dan nasi goreng yang pernah di endors oleh Presiden AS, Barack Obama ketika berkunjung kembali ke Jakarta setelah terpilih dalam pilpres di Negeri Paman Sam itu.
Ratusan audience dari berbagai bangsa saat itu menyambut antusias, karena begitu Arief Yahya menyebut Presiden Obama suka tiga kuliner itu, potongan video sambutan orang nomor satu di AS itu ditampilkan di back drop screen. Di courtesy dari You Tube itu Obama melafalkan dengan fasih, nasi goreng, bakso, sate, mengenang pengalaman hidupnya pernah di Menteng Jakarta. [bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026