Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Harimau Tertua di Dunia Mati di Usia 19 Tahun
Kamis, 25 Agustus 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Machli, salah satu harimau tertua di dunia, menghembuskan nafas terakhirnya pekan lalu pada usia 19 tahun. Machli --sering ditulis Machali atau Machhli-- dilaporkan mati karena usia tua. Harimau betina ini sudah menolak makan dan hanya terbaring selama sekitar seminggu sebelum kematiannya.
Kematian Machli membuat banyak penggemarnya bersedih. Machli merupakan bintang pertunjukan di Taman Nasional Ranthambore, destinasi populer di barat laut India. Ia juga merupakan salah satu harimau paling populer di negaranya dan beberapa kali tampil dalam film dokumenter alam liar.
Mengutip National Geographic, dalam bahasa Hindi nama Machli berarti 'ikan'. Orang-orang memberinya nama demikian karena harimau itu memiliki tanda seperti ikan di sekeliling wajahnya.
"Ia juga dijuluki sebagai Ratu Ranthambore, berkat pertarungannya yang menggemparkan melawan salah satu buaya di taman nasional tersebut," kata Krithi Karanth, National Geographic Explorer yang mempelajari tentang harimau dan alam liar di India.
Di alam liar, harimau biasanya hidup hanya sekitar 12 hingga 14 tahun, namun berkat perhatian dan kerja keras para petugas taman nasional, Machli bisa berumur lebih panjang lagi.
Harimau merupakan salah satu spesies yang paling terancam di alam liar. Survei global yang diterbitkan April lalu menyebutkan ada 3.890 harimau di alam liar.
Jumlah ini meningkat dari 3.200 individu pada 2010, berkat negara-negara di dunia membuat komitmen untuk meningkatkan populasi harimau menjadi dua kali lipat pada 2022.
Machli telah berkontribusi terhadap masa depan spesiesnya dengan melahirkan 11 anak semasa hidupnya. Anak-anaknya kini tinggal di taman nasional dan mulai berkembang biak.
Sebagai penghormatan terakhir, para penggemar Machli bersama petugas taman nasional menyelenggarakan upacara kremasi bagi sang Ratu Ranthambore.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026