Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Harimau Tertua di Dunia Mati di Usia 19 Tahun
Kamis, 25 Agustus 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Machli, salah satu harimau tertua di dunia, menghembuskan nafas terakhirnya pekan lalu pada usia 19 tahun. Machli --sering ditulis Machali atau Machhli-- dilaporkan mati karena usia tua. Harimau betina ini sudah menolak makan dan hanya terbaring selama sekitar seminggu sebelum kematiannya.
Kematian Machli membuat banyak penggemarnya bersedih. Machli merupakan bintang pertunjukan di Taman Nasional Ranthambore, destinasi populer di barat laut India. Ia juga merupakan salah satu harimau paling populer di negaranya dan beberapa kali tampil dalam film dokumenter alam liar.
Mengutip National Geographic, dalam bahasa Hindi nama Machli berarti 'ikan'. Orang-orang memberinya nama demikian karena harimau itu memiliki tanda seperti ikan di sekeliling wajahnya.
"Ia juga dijuluki sebagai Ratu Ranthambore, berkat pertarungannya yang menggemparkan melawan salah satu buaya di taman nasional tersebut," kata Krithi Karanth, National Geographic Explorer yang mempelajari tentang harimau dan alam liar di India.
Di alam liar, harimau biasanya hidup hanya sekitar 12 hingga 14 tahun, namun berkat perhatian dan kerja keras para petugas taman nasional, Machli bisa berumur lebih panjang lagi.
Harimau merupakan salah satu spesies yang paling terancam di alam liar. Survei global yang diterbitkan April lalu menyebutkan ada 3.890 harimau di alam liar.
Jumlah ini meningkat dari 3.200 individu pada 2010, berkat negara-negara di dunia membuat komitmen untuk meningkatkan populasi harimau menjadi dua kali lipat pada 2022.
Machli telah berkontribusi terhadap masa depan spesiesnya dengan melahirkan 11 anak semasa hidupnya. Anak-anaknya kini tinggal di taman nasional dan mulai berkembang biak.
Sebagai penghormatan terakhir, para penggemar Machli bersama petugas taman nasional menyelenggarakan upacara kremasi bagi sang Ratu Ranthambore.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026