Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 30 Juni 2026
Pemkab Karangasem Gelar Festival Taman Soekasada Ujung
Minggu, 4 September 2016,
17:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Dalam upaya membangkitkan dan melestarikan keragaman seni, budaya dan adat yang dimiliki Kabupaten Karangasem, Pemkab Karangasem melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Festival Taman Soekasada Ujung, Jumat (02/09/2016).
Acara dibuka Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, bertempat di Taman Soekasada Ujung, Desa Tumbu,Kecamatan Karangasem.
Pembukaan Festival yang ditandai dengan pemukulan Tambur itu dihadiri, Forkopimda Karangasem, DPRD Karangasem, Dinas Pariwisata dan BudayaProvinsi Bali, Sekda Kabupaten Karangasem, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Karangasem, pihak Asita Bali, PHRI Bali, HPI Bali, Para Penglingsir Puri Karangasem, Seniman dan Budayawan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Festival sekaligus Kadisbudpar Karangasem I Wayan Purna menyampaikan, penyelenggaraan Festival Taman Soekasada Ujung dimaksudkan untuk mengembangkan pariwisata budaya yang ada di Kabupaten Karangasem serta memperkenalkannya potensi seni dan budaya Karangasem pada tingkat Nasional dan Internasional melalui penampilan seni dan budaya dalam bentuk dan lomba.
“Disamping itu, ajang ini diharapkan akan sekaligus memperkenalkan salah satu Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Kabupaten Karangasem, juga merupakan sebagai situs peninggalan Kerajaan Karangasem, dimana nantinya akan mendukung pembangunan dan penataan Kabupaten Karangasem sebagai Kota Pusaka Indonesia maupun dunia nantinya," ujarnya.
Dikatakan, Festival Taman Soekasada Ujung akan dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 2 sampai dengan 9 September 2016 berlangsung di Taman Soekasada Ujung yang akan dimeriahkan berbagai atraksi maupun pertunjukan seni khas Karangasem dari sanggar-sanggar seni lokal Karangasem yaitu, dolanan, fragmentari,joged bumbung, cakepung serta pementasan tari kreasi dan fashion show. Selain itu, festival tahunan ini juga dimeriahkan dengan lomba Gebug Ende diatas rakit, dimana masyarakat umum/penonton dapat ikut berpartisipasi.
“Keistimewaan Festival Taman Soekasada Ujung kali ini, selain menampilkan seniman-seniman lokal juga menampilkan kesenian dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Dan dalam festival ini masyarakat juga berkesempatan mengunjungi pameran kerajinan kreatif masyarakat serta pameran kuliner,”katanya.
Sementara itu, Bupati Karangasem dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Artha Dipa mengatakan, Festival Taman Soekasada Ujung ini merupakan perpaduan kegiatan promosi budaya dan pariwisata yang akan membangkitkan dan menggeliatkan pariwisata berbasis budaya yang menjadi salah satu program unggulan dalam Nawa Satya Dharma.
“Mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya tidaklah mudah, diperlukan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, masyarakat sebagai pemilik karya budaya,seniman dan budayawan selaku pelaku dan pemerhati, dan juga pemerintah daerah sebagai fasilitator pemgembangan dan pelestarian budaya,” ujar Artha Dipa.
Wakil Bupati Artha Dipa berharap melalui penyelenggaraan event seni dan budaya ini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan industri pariwisata berbasis budaya di Karangasem, karena pariwisata dan budaya merupakan satu kesatuan yang saling mendukung.
“Pemerintah Karangasem, pelaku pariwisata dan masyarakat harus terus memberikan perhatian serius dalam membangkitkan pembangunan kepariwisataan di Karangasem, karena bidang pariwisata salah satu sumber devisa daerah dalam meningkatkan PAD. Untuk itu saya mengharapkan kepada seluruh komponen pariwisata supaya secara berkelanjutan membantu program pemerintah dalam mengembangkan prospek pariwisata yang mengedepankan pelestarian nilai budaya ini,"tegas Wakil Bupati.[bbn/hms/psk]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026