Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Waspada, Ada Buaya Lepas di Hutan Mangrove Suwung
Minggu, 18 Desember 2016,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, saat ini tengah memburu buaya yang lepas di hutan mangrove (bakau), daerah Suwung Denpasar. Jika tidak ditangkap, buaya liar ini dikhawatirkan dapat membahayakan warga dan wisatawan yang kebetulan berada di dekat area tersebut.
Sudah sejak seminggu terakhir, Aan Sirojudin memburu buaya yang lepas di kawasan hutan mangrove kawasan Suwung Denpasar. Untuk menangkap buaya liar tersebut, petugas BKSDA Bali ini telah memasang belasan pancing dan juga jaring.
Buaya sepanjang 1,2 meter ini diketahui berkeliaran di hutan mangrove sejak dua minggu lalu, di sepanjang Sungai Rangda, Pemelisan Suwung Batan Kendal Denpasar.
"Belum diketahui asal buaya ini, apakah buaya milik seseorang yang lepas atau buaya yang sengaja dilepas seseorang di hutan mangrove. Kehadiran buaya liar ini diketahui berdasar laporan warga dan nelayan sekitar lokasi,"jelas Aan Sirojudin.

Munculnya buaya liar di area hutan mangrove tidak diketahui semua warga, khususnya para penghobi mancing yang sering datang ke sekitar lokasi. Ada yang sudah tahu informasi adanya buaya lepas, ada yang belum mengetahui informasi tersebut.
"Saya baru tahu ada buaya lepas, tumben saya dengar," ujar seorang pemancing, Wayan Madya.
Petugas BKSDA Bali menyatakan akan terus memburu buaya liar ini.
"Jika tidak ditangkap, dalam waktu enam bulan hingga setahun, buaya ini akan tumbuh menjadi buaya ganas dan sangat berbahaya dengan ukuran yang lebih besar. Apalagi di hutan bakau itu sangat banyak ada makanan untuk buaya tersebut,"ujar Aan.
Petugas BKSDA juga masih mencari informasi pasti jumlah buaya yang lepas di hutan mangrove. Karena berdasar laporan warga lainnya, buaya yang sempat terlihat di hutan mangrove sebanyak dua ekor.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026