Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Warga Gianyar Terima Bantuan Sosial
Sabtu, 24 Desember 2016,
10:13 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Gianyar. Penghujung tahun 2016, sejumlah warga tidak mampu (termiskin) di Kabupaten Gianyar bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, Pemkab Gianyar melalui Dinas Sosial mengucurkan dana bantuan sosial tidak terduga kepada warga kategori termiskin. Sebanyak, 24 Kepala Keluarga yang tersebar di seluruh Kabupaten Gianyar dipastikan menerima bantuan sosial tersebut di akhir tahun ini.
BACA JUGA:
Pada Jumat, (23/12), Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra bersama Kepala Dinas Sosial, I Made Watha menyerahkan secara langsung bantuan sosial tersebut kepada Ni Made Sari asal Banjar Ngenjung Sari, Desa Bakbakan dan I Wayan Sumerta asal Banjar Umah Anyar, Desa Petak.
Ni Made Sari yang keluarganya termasuk suaminya mengalami struk dan cacat, membuat dirinya harus mengurus kebutuhan seluruh keluarga sendiri. Sementara akibat sakit yang diderita, suaminya hanya bisa terbaring di tempat tidur. Penyakit tersebut juga diderita oleh anggota keluarganya yang lain, sehingga dirinya sendiri yang harus mengurus keluarganya.
Sementara cerita yang hampir sama juga dimiliki oleh I Wayan Sumerta. Di tengah situasi perekonomian yang tidak menentu, pekerja serabutan ini harus mengalami musibah. Anak keduanya, I Made Awidya Yasa (11) yang kini duduk di bangku kelas 5 SD Negeri 1 Petak, tiba-tiba mengalami kelumpuhan. Kelumpuhan itu mulai menimpa Awidya sejak kelas 3 SD. Dalam keterbatasan ekonomi, segala upayapun telah dilakukan Sumerta untuk kesembuhan putranya baik medis maupun non medis. Namun upaya tersebut sampai saat ini.
Saat ini, dengan bantuan kursi roda, penuh semangat Awidya tetap melanjutkan sekolahnya dengan diantar oleh Sumerta.
“Awalnya kedua kakinya bengkak dan badannya panas. Tapi begitu, bengkaknya hilang tiba-tiba seperti sekarang (lumpuh). Tangan kanannya masih bisa untuk menulis, dia (red: Awidya) memang ingin tetap sekolah,” terang Sumerta.
Kepala Dinas Sosial, I Made Watha mengatakan penyerahan bantuan sosial pada Jumat (23/12) di serahkan kepada enam warga yakni, warga Banjar Temes, Desa Manukaya, Tampaksiring antara lain I Nyoman Kaler (anaknya gangguan gagal hati), I Nyoman Kerta (anaknya gangguan saraf dan tuna wisma), Dewa Nyoman Jenggel (lumpuh dan rapuh tulang), warga Banjar Belahan, Desa Manukaya, Tampaksiring, I Made Demen (anaknya cacat permanen karena luka bakar) serta Ni Made Tari dan I Wayan Sumerta.
“Warga penerima bantuan sosial tidak terduga ini merupakan warga yang tergolong termiskin dengan jumlah penghasilan di bawah Rp. 600 ribu/bulan,” terang Watha.
BACA JUGA:
- Bendesa Kecewa, 100 turis Konfirmasi Hadir Namun Kenyataannya Nihil
- Desa Pakraman, Benteng Budaya Bali
Wabup Mahayastra menyampaikan, bantuan sosial ini agar dikelola dengan baik dalam hal pemenuhan kebutuhan keluarga sehari-hari. Namun, Mahayastra meminta pemanfaatan dana bantuan ini agar lebih diutamakan untuk pengobatan anggota keluarga.
“Upayakan untuk pengobatan dulu. Kalau semua anggota keluarga sehat, otomatis aktifitas tidak terganggu sehingga bisa lebih focus untuk peningkatan kesejahteraan keluarga,” terang Mahayastra. [rls/wrt]
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7881 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026