Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Hitler Mati di Indonesia dan Dikubur di Surabaya ?
Minggu, 1 Januari 2017,
08:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mei 1945 Jerman menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Sejarah mencatat, pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler, meninggal dunia pada 1 Mei 1945. Namun sumber informasi lain menyebut Hitler berhasil kabur ke Indonesia dan tinggal di Indonesia hingga akhir hayatnya.Hal ini disampaikan penulis buku "Jejak Hitler di Indonesia", Horst Henry Geerken, saat melakukan soft launching bukunya, di kediaman budayawan Bali, Gusti Ngurah Harta, di Denpasar, Sabtu (31/12/2016).
Menurut Henry, setelah Jerman berhasil dikuasai tentara sekutu, Adolf Hitler dan istrinya Eva Braun, berhasil kabur dari Jerman. Sisa-sisa jasad yang diduga Hitler dan Eva yang ditemukan dekat bungker sang Fuhrer, setelah diteliti lebih lanjut dikemudian hari, ternyata bukan jasad Hitler dan istrinya.Dalam bukunya, Henry menyebut Hitler dan Istrinya Eva berhasil kabur ke Indonesia dengan menggunakan kapal selam U- Boat. Pada waktu itu, kapal selam Jerman ini mampu melakukan perjalanan di laut untuk waktu yang lama. Kapal selam ini bisa menyelam terus menerus selama 66 hari.
"Hitler kabur via Rome (Roma Italia), kemudian kapal selam U Boat itu menuju Indonesia selama berbulan-bulan. Waktu itu pangkalan Angkatan Laut Jerman di Batavia dan Surabaya masih digunakan Jepang. Saat itulah Hitler dan Eva mendarat di Jawa dan kemudian bersembunyi di Indonesia,"jelas Henry.Setelah di Indonesia, Hitler kemudian merubah namanya menjadi Dr G.A Poch. Ia dan istrinya tinggal di Pulau Sumbawa. Pada waktu itu ada ratusan dokter Jerman yang bekerja di pulau pulau terpencil atas undangan Presiden Sukarno.Tahun 1960 an, istrinya, Eva Braun, meninggalkan Hitler dan kembali ke Jerman dengan nama Frau Poch. Tak berapa lama, Dr Poch (Hitler) berkenalan dengan perempuan Bandung bernama Sulaesih, yang waktu itu bekerja di kantor pemerintahan daerah Sumbawa.
Mereka menikah tahun 1965."Setelah menikah dengan Sulaesih, Hitler kemudian menjadi muslim dan memeluk agama Islam, jelas Henry.Kematian Dr Poch tercatat pada 16 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Dr Sutomo Surabaya akibat serangan Jantung. Ia kemudian dimakamkan di pemakaman muslim di Ngagel Rejo, Jalan Bung Tomo 19, Surabaya.
"Dari istrinya Sulaesih, Hitler tidak punya keturunan. Semua dokumen-dokumen Dr Poch (Hitler) seperti SIM, sidik jari, paspor, dan lain-lain, diserahkan kepada seorang dokter yang bernama Dr Husodo sebelum istrinya Sulaesih meninggal dunia di Ciamis,"ujar Henry.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5940 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4654 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026