Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Tukad Rangda Akan Jadi Kawasan Wisata Baru Denpasar?
Rabu, 4 Januari 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mengawali tahun 2017, Walikota Denpasar IB. Rai Mantra langsung terjun meninjau kebersihan sungai disepanjang aliran Tukad Rangda di wilayah Suwung Batan Kendal Sesetan. Rai Mantra juga putuskan untuk naik sepeda motor agar mengetahui kondisi wilahnya.
Ditemani Ajudan dan Kadis PU Ketut Winarta, Selasa (3/1) Rai Mantra menyusuri aliran Tukad Rangda yang bermuara di laut Pulau Serangan. “Kami ingin mengetahui dari dekat kondisi sungai ini dan ingin mengembangkan potensi lokal yang ada sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar bantaran sungai,” kata RaiMantra disela-sela inspeksinya.
Rencananya kawasan ini akan ditata menjadi sebuah kawasan wisata baru, bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Di mana di kawasan ini banyak terdapat spot atau titik-titik untuk digunakan menjadi sebuah destinasi baru wisata di Denpasar Selatan karena dikelilingi hutang mangrove.
Di samping sebagai tempat menambatkan perahu bagi nelayan, sungai dikawasan ini juga sering dipakai sebagai tempat pemelisan dan tempat penganyutan (red: membuang abu sisa pembakaran jenazah). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Rai Mantra mengatakan sebenarnya tempat ini sangat bagus untuk dikembangkan menjadi tempat wisata baru sehingga tempat ini tidak akan menjadi tempat kumuh.
Pihaknya akan segera melakukan komunikasi maupun koordinasi dengan pemerintah pusat melaui BWS Bali-Penida, sehingga pada tahun 2018 mendatang bisa segera dikerjakan dan ditata.“Kami akan menjadikan daerah yang pada mulanya kumuh menjadi daerah yang memiliki nilai ekonomis yang tinggiyang mana bermuara pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” kata Rai Mantra.
Sebenarnya wilayah ini mempunyai spot dan view yang bagus untuk dikembangkan menjadi tempat ataupun rekreasi baru yang sangat menarik untuk dikembangkan, dan otomatis disini ketika akan dibuka akan menyerap lapangan pekerjaan baru.Rencananya, di wilayah ini akan dibangun sarana transportasi akan jalan, spot wisata jalan, rekreasi air dan jalan,jogging track serta kegiatan keagamaan diwilayah ini tentunya juga akan jalan.
Kemudian ketika disinggung jumlah anggaran normalisasi yang diajukan ke pusat, menurut Kadis PU Kota Denpasar, I Ketut Winarta pihaknya memperkirakan senilai Rp 200 Millyar, dimana awal pengerjaaanya akan dilakukan pengerukan terlebih dahulu di sekitar muara Tukad Rangda, kemudian setelah itu baru dilakukan penyenderan pada bibir muara tukad dan selanjutnya dikerjakan pavingisasi untuk jogging track dan tempat parkir.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026