Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Facebook Luncurkan Filter Berita Hoax di Jerman
Rabu, 18 Januari 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Facebook juga menghadapi kecaman di Jerman karena dianggap tidak memberikan tanggapan yang cukup terhadap ujaran kebencian.
Financial Times mewartakan, Facebook meluncurkan langkah-langkah untuk mengatasi penyebaran berita palsu atau hoax di Jerman, beberapa bulan sebelum negara itu menyelenggarakan pemilihan umum nasional.Jaringan media sosial itu baru-baru ini mengatakan grup media investigasi Corrective akan menjadi pihak luar pertama yang mencari fakta di Jerman dan Facebook sedang berusaha mengajak organisasi media lain. Informasi terbaru untuk memudahkan pelaporan berita palsu akan diluncurkan segera di Jerman.
Facebook bulan lalu meluncurkan rencana untuk berfokus pada pelaku "hal terburuk dari yang terburuk'' dan bermitra dengan pencari fakta lain dan organisasi berita, termasuk kantor berita Associated Press, untuk memilih berita yang benar, bukan berita karangan.Seorang juru bicara Facebook mengatakan perusahaan telah dalam diskusi dengan kelompok media dan penerbitan Jerman dan bekerja untuk mendapatkan lebih banyak mitra.Jerman dijadwalkan mengadakan pemilihan nasional September nanti.
Facebook juga menghadapi kecaman di Jerman karena dianggap tidak memberikan tanggapan yang cukup terhadap pernyataan kebencian.Pemerintah Jerman telah khawatir bahwa pemilu nantinya dapat dipengaruhi oleh penyebaran berita palsu dan peretesan kampanye politik, setelah cerita palsu seperti Paus mendukung presiden terpilih Donald Trump menyebar dengan cepat selama pemilu AS dan laporan intelijen AS baru-baru ini ditemukan Rusia dimaksudkan untuk mempengaruhi pemilu dengan hacking Komite Nasional Partai Demokrat.
Pemerintah Jerman mengumumkan bulan lalu itu berencana hukum yang akan mengenakan denda hingga 500.000 euro pada Facebook penyebaran berita palsu.Kanselir Jerman Angela Merkel telah memperingatkan ada tanda-tanda bahwa serangan online dan informasi yang salah datang dari Rusia bisa "memainkan peran dalam kampanye pemilu".
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026