Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Atasi Pengangguran Intelektual, Pemprov Tempuh Berbagai Upaya
Jumat, 20 Januari 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Sarasehan Ketenagakerjaan yang mengangkat tema “Siapakah yang Menganggur di Bali?" yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu telah mengungkap tingginya pengangguran intelektual di Bali. Pemprov Bali pun melalui program Bali Mandara telah menempuh sejumlah kebijakan untuk menyikapi persoalan ini. Kebijakan yang telah dilaksanakan antara lain merekrut lulusan sarjana untuk mendukung pelaksanaan program unggulan Bali Mandara yaitu Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) hingga penguatan adat dan budaya.
Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra yang ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini menerangkan bahwa selain bertujuan membangkitkan kembali sektor pertanian, Program Simantri juga dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pengangguran intelektual, khususnya yang berlatar belakang sarjana lingkup pertanian. Tanpa bermaksud mengecilkan keberadaan lulusan lingkup pertanian, faktanya mereka tak mudah mendapatkan pekerjaan di jalur formal. Ditambah poa pikir sarjana pertanian yang tak mau menekuni bidang agraris juga menjadi faktor pemicu bertambahnya pengangguran intelektual.
Lebih lanjut, dijelaskan, menyesuaikan dengan kondisi anggaran, Pemprov Bali kemudian merekrut 200 sarjana pertanian untuk ditempatkan pada unit Simantri yang tersebar di seluruh Bali. Mereka ditugaskan melakukan pendampingan bagi Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang mendapat bantuan Program Simantri. Pendampingan yang mereka lakukan diharapkan dapat mengarahkan anggota Gapoktan agar lebih kreatif dan memotivasi guna mendapatkan manfaat yang optimal dari program ini. Lebih dari itu, sentuhan teknologi pertanian dalam program Simantri juga diharapkan mampu menggugah minat generasi muda, khususnya sarjana pertanian untuk menekuni bidang ini.
"Simantri merupakan program terintegrasi dengan prinsip zero waste. Dalam artian, hasil sampingan seperti kotoran dan kencing sapi bisa disulap menjadi rupiah. Kotoran diolah menjadi biogas dan kompos, sedangkan air kencing diolah menjadi biourine,” ujar Dewa Mahendra. Selain merekrut sarjana lulusan lingkup pertanian sebagai pendamping Simantri, Pemprov juga merekrut Sarjana Bahasa Bali yang ditugaskan sebagai Penyuluh Bahasa Bali. Ditempatkan di tiap Desa Pakraman, keberadaan mereka menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian adat dan budaya, khususnya Bahasa Bali.
Pada bagian lain, Pemprov Bali melalui Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker dan ESDM) juga mengadakan Pemberdayaan TKS (Tenaga Kerja Sarjana). Program pusat yang dilaksanakan sejak tahun 2012 ini merekrut lulusan sarjana dan ditugaskan melakukan pendampingan bagi kelompok usaha. Melalui program ini, mereka memperoleh kesempatan melakukan pendampingan selama delapan bulan. Hingga tahun 2016 jumlah sarjana yang direkrut telah mencapai 150 orang.
Pada bagian lain, Pemprov Bali juga meluncurkan kredit bunga ringan bagi mereka yang tertarik bekerja di kapal pesiar namun masih terkendala pembiayaan. Masih terkait dengan bidang kapal pesiar, di tahun 2017 ini Disnaker dan ESDM juga menggelar program pelatihan pengangguran berbasis pengguna kapal pesiar. Dibiayai dengan dana APBD, Pemprov memberi kesempatan bagi lulusan SMP, SMA/SMK sederajat untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan pemagangan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026