Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Persimpangan Bandara Krodit, Ahli : Solusinya Fly Over, Bukan Underpass
Senin, 23 Januari 2017,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Provinsi Bali Nengah Tamba mendukung rencana pembangunan terowongan jalan (underpass) di persimpangan jalan tol Bali Mandara menuju Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Namun ahli infrastruktur jalan mengatakan, yang lebih cocok dibangun adalah fly over.Hal ini disampaikan ahli infrastruktur jalan, Susalit Alius CES, saat diminta pendapatnya terkait wacana pembangunan underpass yang dilontarkan kalangan DPRD Bali tersebut.
Menurut mantan Kepala Balai 8 Bali, NTB, NTT, ini, solusi yang lebih tepat untuk mengatasi persoalan kemacetan di persimpangan jalan tol Bali Mandara menuju Bandara Ngurah Rai adalah membangun fly over atau jalan layang."Banyak pipa tekanan tinggi dan kabel listrik di bawah tanah, jadi kurang tepat jika dibangun underpass di sana, lebih cocok dibangun jalan fly over," ujar pria yang membangun jalan By Pass IB mantra dan merintis pembangunan Underpass simpang Dewa Ruci Kuta ini, saat dikonfirmasi via telpon, Senin (23/1).
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Tamba mengatakan pembangunan jalan underpass itu sangat penting karena dapat mengurai kemacetan sehingga tidak menimbulkan kesan negatif bagi wisatawan. Apalagi sekarang wisatawan sudah mengeluhkan kemacetan."Minimal setelah meninggalkan Bali, wisatawan bisa menikmati kelonggaran menuju bandara. Jangan sampai begitu ke bandara selalu merasa was-was ketinggalan pesawat karena macet," ujarnya, Kamis (19/1/2017).
Pemprov Bali mengharapkan studi kelayakan (FS) rencana pembangunan terowongan jalan (underpass) di persimpangan menuju Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dapat dirampungkan pada 2017."Kami harapkan sudah ada `Detail Engineering Design` (DED) dan FS tahun ini, sehingga 2018 sudah bisa dibangun," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali Putu Astawa, di Denpasar, Selasa (17/1/2017).
Dia mengemukakan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, mengerjakan FS dan DED tahun ini karena memang pembangunan "underpass" sudah sangat mendesak akibat kemacetan yang terjadi di lokasi. Pergerakan arus kendaraan dari Jalan By Pass Ngurah Rai, Tol Bali Mandara, dan menuju Bandara Ngurahh Rai, bertemu di satu titik sehingga menimbulkan kemacetan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026