Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Persimpangan Bandara Krodit, Ahli : Solusinya Fly Over, Bukan Underpass
Senin, 23 Januari 2017,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
DPRD Provinsi Bali Nengah Tamba mendukung rencana pembangunan terowongan jalan (underpass) di persimpangan jalan tol Bali Mandara menuju Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Namun ahli infrastruktur jalan mengatakan, yang lebih cocok dibangun adalah fly over.Hal ini disampaikan ahli infrastruktur jalan, Susalit Alius CES, saat diminta pendapatnya terkait wacana pembangunan underpass yang dilontarkan kalangan DPRD Bali tersebut.
Menurut mantan Kepala Balai 8 Bali, NTB, NTT, ini, solusi yang lebih tepat untuk mengatasi persoalan kemacetan di persimpangan jalan tol Bali Mandara menuju Bandara Ngurah Rai adalah membangun fly over atau jalan layang."Banyak pipa tekanan tinggi dan kabel listrik di bawah tanah, jadi kurang tepat jika dibangun underpass di sana, lebih cocok dibangun jalan fly over," ujar pria yang membangun jalan By Pass IB mantra dan merintis pembangunan Underpass simpang Dewa Ruci Kuta ini, saat dikonfirmasi via telpon, Senin (23/1).
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Tamba mengatakan pembangunan jalan underpass itu sangat penting karena dapat mengurai kemacetan sehingga tidak menimbulkan kesan negatif bagi wisatawan. Apalagi sekarang wisatawan sudah mengeluhkan kemacetan."Minimal setelah meninggalkan Bali, wisatawan bisa menikmati kelonggaran menuju bandara. Jangan sampai begitu ke bandara selalu merasa was-was ketinggalan pesawat karena macet," ujarnya, Kamis (19/1/2017).
Pemprov Bali mengharapkan studi kelayakan (FS) rencana pembangunan terowongan jalan (underpass) di persimpangan menuju Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dapat dirampungkan pada 2017."Kami harapkan sudah ada `Detail Engineering Design` (DED) dan FS tahun ini, sehingga 2018 sudah bisa dibangun," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali Putu Astawa, di Denpasar, Selasa (17/1/2017).
Dia mengemukakan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, mengerjakan FS dan DED tahun ini karena memang pembangunan "underpass" sudah sangat mendesak akibat kemacetan yang terjadi di lokasi. Pergerakan arus kendaraan dari Jalan By Pass Ngurah Rai, Tol Bali Mandara, dan menuju Bandara Ngurahh Rai, bertemu di satu titik sehingga menimbulkan kemacetan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2801 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026