Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sebuah Kota di AS Dijual Rp50,6 Miliar, Berminat?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Portland. Kota Tiller di negara bagian Oregon, AS, disiapkan untuk dijual dengan harga US$3,8 juta atau sekitar Rp50,6 miliar.
Kawasan yang terletak 362 kilometer di selatan Kota Portland ini sudah lama tak berpenghuni.
[pilihan-redaksi]
Penawaran tersebut meliputi enam rumah, sebuah apartemen, pom bensin, dan sebuah toko, demikian laporan BCC
Memang ada sekitar 250 orang yang tinggal di sekeliling kota itu. Namun, menurut pengembang, para warga meninggalkan kawasan itu ketika bisnis penebangan kayu anjlok dan pabrik pengolahan kayu ditutup.
Kota Tiller sebenarnya sudah ditawarkan pada tahun 2015 lalu, namun tidak mencakup bangunan sekolah tua.
Penghuni di kota ini hanya ada dua orang, seorang mantan guru yang tinggal di dekat sekolah dan pendeta dari gereja setempat. Namun keduanya tak menjual lahan milik mereka.
Jadi mengapa tidak ada yang ingin tinggal di sini?
"Ketika dana federal mulai beralih dari bisnis penebangan kayu, pada dasarnya pabrik pengolahan kayu ditutup," kata Garrett Zoller, pemilik Land and Wildlife.
"Dan ketika pabrik ditutup, para penebang kayu pun meninggalkan tempat ini," imbuhnya.
Keluarga yang memiliki tanah di Kota Tiller sekarang ini dulunya membeli lahan yang ditinggalkan oleh keluarga-keluarga lainnya.
Sejauh ini, para pembeli yang berminat adalah para investor China, para pengusaha farmasi dan agrikultur. [bbn/idc/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan