Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Tiap Tahun Indonesia Perlu Bangun 750.000 Rumah Baru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bilang, kebutuhan rumah baru mencapai 750 ribu unit per tahun.
Kata Basuki, jika penduduk Indonesia berjumlah 250 juta, dengan asumsi satu rumah dihuni lima orang, maka dibutuhnya 50 juta rumah. Dengan pertambahan penduduk 1,5% per tahun, dibutuhkan rumah minilal 750 ribu unit per tahun.
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikan Menteri Basuki usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Senin (20/3/2017). "Sesuai arahan Wapres bahwa kebutuhan pokok masyarakat adalah sandang, pangan dan papan," papar Basuki.
Saat ini, lanjutnya, pemerintah terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan papan masyarakat. Terutama kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Solusinya dengan membangun rumah murah.
"Yang 50 juta rumah saja mungkin belum tercapai, kebutuhan tiap tahunnya pun ada. Untuk itu beliau memberikan arahan, apapun Apersi juga membangun saja karena pasti akan ada pasarnya. termasuk anggaran pemerintah, siapapun pemerintahnya pasti akan ada program-program pembangunan rumah, khususnya untuk MBR," tambah dia.
Sebelumnya, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) sudah bertemu Wapres Jusuf Kalla untuk melaporkan progress serta kendala dalam pembangunan rumah murah terutama. Kendala yang masih sering dihadapi ada perizinan, serta mahalnya lahan. "Memang apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat dengan paket ekonomi belum sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah," katanya.
Namun Wapres sudah mengirimkan surat perintah kepada Mendagri Tjahjo Kumolo agar mengeluarkan edaran kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk memudahkan perizinan.
Menteri Basuki melanjutnya, Wapres JK telah memberi arahan, harus ada inovasi dari pengusaha untuk bisa meyakinkan pemerintah daerah bahwa rumah yang dibangun untuk kebutuhan rakyat. [bbn/idc/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5991 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2314 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan