Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ogoh-Ogoh Unik Berbahan Organik Ramah Lingkungan
Minggu, 26 Maret 2017,
11:07 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pemuda Banjar Blumbang, Desa Penarungan, Kabupaten Badung, membuat ogoh-ogoh berbentuk raksasa dengan bahan baku organik yang ramah lingkungan.
Ogoh-ogoh pada umumnya dibuat dengan bentuk menyeramkan dan sebagian besar menggunakan bahan-bahan non organik seperti stereofom dan plastik.
Nyepi tahun ini, pemuda dari banjar Blumbang, Desa Penarungan, Badung, membuat ogoh-ogoh yang semuanya berbahan organik dan ramah lingkungan.
"Ogoh-ogoh yang bertema Samantha Mahotama ini memiliki wujud tumbuh-tumbuhan dengan perawakan raksasa. Diciptakan oleh yang Maha Kuasa dengan tugas melindungi bumi,"kata Gede Agustinus Dharmawan, sang perancang ogoh-ogoh.
Ogoh-ogoh organik dengan tinggi 4,5 meter ini dibuat dengan tujuan agar tidak mencemari lingkungan. Usai diarak keliling desa saat malam Pengerupukan atau sehari jelang Nyepi, ogoh-ogoh akan dibakar, dan sisa pembakaran tidak akan mencemari lingkungan.
Dengan bahan utama bambu, kertas bekas, dan tumbuh-tumbuhan kering serta pewarna organik, proses pembuatannya membutuhkan waktu selama dua bulan. Sementara pengumpulan bahan baku sudah dilakukan empat bulan sebelum ogoh-ogoh mulai dibuat. Total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 5 juta.[bbn/ptr/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026