Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ogoh-Ogoh Unik Berbahan Organik Ramah Lingkungan
Minggu, 26 Maret 2017,
11:07 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pemuda Banjar Blumbang, Desa Penarungan, Kabupaten Badung, membuat ogoh-ogoh berbentuk raksasa dengan bahan baku organik yang ramah lingkungan.
Ogoh-ogoh pada umumnya dibuat dengan bentuk menyeramkan dan sebagian besar menggunakan bahan-bahan non organik seperti stereofom dan plastik.
Nyepi tahun ini, pemuda dari banjar Blumbang, Desa Penarungan, Badung, membuat ogoh-ogoh yang semuanya berbahan organik dan ramah lingkungan.
"Ogoh-ogoh yang bertema Samantha Mahotama ini memiliki wujud tumbuh-tumbuhan dengan perawakan raksasa. Diciptakan oleh yang Maha Kuasa dengan tugas melindungi bumi,"kata Gede Agustinus Dharmawan, sang perancang ogoh-ogoh.
Ogoh-ogoh organik dengan tinggi 4,5 meter ini dibuat dengan tujuan agar tidak mencemari lingkungan. Usai diarak keliling desa saat malam Pengerupukan atau sehari jelang Nyepi, ogoh-ogoh akan dibakar, dan sisa pembakaran tidak akan mencemari lingkungan.
Dengan bahan utama bambu, kertas bekas, dan tumbuh-tumbuhan kering serta pewarna organik, proses pembuatannya membutuhkan waktu selama dua bulan. Sementara pengumpulan bahan baku sudah dilakukan empat bulan sebelum ogoh-ogoh mulai dibuat. Total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 5 juta.[bbn/ptr/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026