Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Setiap Jumat, Wilayah Terpencil Kedatangan Safari Kesehatan Keliling
Jumat, 7 April 2017,
14:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Guna memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah yang terpencil atau yang jauh dari tempat pelayanan kesehatan, Pemprov Bali akan menggelar safari kesehatan keliling setiap hari Jumat.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengunjungi kegiatan safari kesehatan yang dilaksanakan di Banjar Wates Kaja, Desa Duda Timur dan Banjar Kalanganyar, Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, Jumat (7/4).
[pilihan-redaksi]
“Ini setiap hari Jumat kita akan melaksanakan bakti sosial safari kesehatan khsusnya bagi masyarakat di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan, misalnya ke puskesmas jauh atau ke rumah sakit jauh, kita akan kunjungi daerah tersebut setiap hari jumat,” tegas Pastika.
Menurutnya, hal tersebut sudah merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.
“Nanti setiap Jumat itu kita akan kunjungi dua desa, dan kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama diperlukan, misalnya sekarang di desa ini sudah dapat hari ini, nanti dua bulan lagi akan datang lagi dan ini akan dilakukan secara bergiliran di setiap desa,” imbuh Pastika.
Pastika juga menerangkan bahwa, masih banyak wilayah – wilayah di Bali yang terpencil yang susah dijangkau fasilitas kesehatan, seperti di wilayah Karangasem, Klungkung, Bangli, dan Buleleng. Oleh karena itu, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Rumah Sakit Mata Bali Mandara selalu siap untuk turun langsung ke masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan seperti ini.
Lebih lanjut disampaikan Pastika, selain safari kesehatan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan beras dan garam yodium bagi masyarakat di wilayah tersebut khususnya para lansia. Hal tersebut dilakukan mengingat saat ini masih banyak lansia terlantar di Bali dan hal tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
“Ironis sekali saat ini, banyak masyarakat kita yang mampu makan nasi sampai berlebihan dan terkadang dibuang-buang sedangkan disisi lain masih banyak para lansia kita yang memerlukan bantuan beras dari kita,” ungkap Pastika. [rls/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026