Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Setiap Jumat, Wilayah Terpencil Kedatangan Safari Kesehatan Keliling
Jumat, 7 April 2017,
14:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Guna memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah yang terpencil atau yang jauh dari tempat pelayanan kesehatan, Pemprov Bali akan menggelar safari kesehatan keliling setiap hari Jumat.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat mengunjungi kegiatan safari kesehatan yang dilaksanakan di Banjar Wates Kaja, Desa Duda Timur dan Banjar Kalanganyar, Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem, Jumat (7/4).
[pilihan-redaksi]
“Ini setiap hari Jumat kita akan melaksanakan bakti sosial safari kesehatan khsusnya bagi masyarakat di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan, misalnya ke puskesmas jauh atau ke rumah sakit jauh, kita akan kunjungi daerah tersebut setiap hari jumat,” tegas Pastika.
Menurutnya, hal tersebut sudah merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.
“Nanti setiap Jumat itu kita akan kunjungi dua desa, dan kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama diperlukan, misalnya sekarang di desa ini sudah dapat hari ini, nanti dua bulan lagi akan datang lagi dan ini akan dilakukan secara bergiliran di setiap desa,” imbuh Pastika.
Pastika juga menerangkan bahwa, masih banyak wilayah – wilayah di Bali yang terpencil yang susah dijangkau fasilitas kesehatan, seperti di wilayah Karangasem, Klungkung, Bangli, dan Buleleng. Oleh karena itu, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Rumah Sakit Mata Bali Mandara selalu siap untuk turun langsung ke masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan seperti ini.
Lebih lanjut disampaikan Pastika, selain safari kesehatan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan beras dan garam yodium bagi masyarakat di wilayah tersebut khususnya para lansia. Hal tersebut dilakukan mengingat saat ini masih banyak lansia terlantar di Bali dan hal tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
“Ironis sekali saat ini, banyak masyarakat kita yang mampu makan nasi sampai berlebihan dan terkadang dibuang-buang sedangkan disisi lain masih banyak para lansia kita yang memerlukan bantuan beras dari kita,” ungkap Pastika. [rls/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026