Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Dewan Minta Tunda Pengangkatan Tenaga Kontrak RSUD Bali Mandara
Senin, 10 April 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Terkait permasalahan tenaga kontrak di RSUD Bali Mandara, salah satu anggota DPRD Bali, yakni Ida Gede Ketut Kresna Budi meminta Gubernur Mangku Pastika menunda adanya pengangkatan. Menurutnya, sejumlah peserta seleksi yang merasa tidak puas dengan hasil pengumuman tersebut.
[pilihan-redaksi]
Ketika dikonfirmasi Minggu (9/4), Ia mengatakan ada indikasi kuat proses seleksi tersebut dilakukan secara tidak profesional sebagaimana diperbincangkan di media sosial.
"Sebaiknya Gubernur Bali menunda dulu pengangkatan pegawai kontrak tersebut, sebab hasil seleksi penerimaan tenaga non-PNS atau kontrak RSUD Bali Mandara Provinsi Bali tahun 2017 menyisakan kontroversi. Ada peserta yang tidak puas dengan hasil seleksi," katanya.
Bahkan, ada seorang peserta menuding seleksi tersebut hanya formalitas. Dengan kondisi seperti itu, Gubernur harus menunda sementara pengangkatannya.
Politikus Partai Golkar asal Kabupaten Buleleng itu mengatakan keluhan terhadap proses seleksi itu perlu ditindaklanjuti hingga tuntas sebelum menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan mereka sebagai tenaga kontrak RSUD Bali Mandara.
Menurut dia, ketidakberesan proses seleksi penerimaan karyawan itu tidak hanya diungkapkan melalui keluhan peserta yang gagal lolos tersebut di media sosmed, namun menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Kresna Budi mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan Pemprov Bali terhadap proses seleksi tersebut. Ia juga meminta Ombudsman RI Perwakilan Bali untuk menyikapi dugaan penyimpangan dalam proses seleksi itu.
"Tujuan saya meminta penjelasan kepada Pemprov Bali agar permasalahan tersebut clear (selesai), termasuk juga minta kepada Ombudsman dalam pengawasannya," ujarnya.
Bila tidak dilakukan klarifikasi dengan benar, kata dia, justru akan memperburuk kredibilitas keberadaan pemerintah provinsi, termasuk RSUD Bali Mandara.
"Masyarakat tidak akan percaya lagi kepada pemerintah. Kasihan pak Gubernur, menjelang akhir pemerintahannya justru ada masalah seperti ini. Karena itu masalah tersebut harus dituntaskan," katanya.
[pilihan-redaksi2]
Senada dengan itu, anggota Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Oka Antara, meminta peserta yang tidak puas dengan hasil seleksi tersebut untuk segera melaporkan ke DPRD Bali.
"Mereka ikut melamar di RSUD Bali Mandara, yang dalam mengikuti tes mencapai nilai tinggi tapi tidak lolos pada pengumuman, dan merasa tidak puas dengan sistem perekrutan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali agar segera melapor ke Komisi I DPRD Bali. Biar ada dasar kami untuk memproses lebih lanjut," katanya. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6023 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4696 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026