Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Bila Diserang, Korut Bakal Culik Warga Asing
Selasa, 18 April 2017,
18:36 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Pyongyang. Pemimpin Korea Utara Kim Jon-un punya rencana besar apabila ketegangan dengan AS semakin memuncak.
FOX News mengabarkan Senin (17/4/2017), hal itu diungkapkan Ung-gil Lee, pembelot Korut yang pernah bertugas menjadi anggota tim penyerangan yang dinamakan Korps Badai ke-11. Kepada harian Inggris, The Mail, Ung-gil menuturkan satuan unit itu, dilatih dan dipersiapkan untuk melakukan aksi pembalasan apabila diserang AS. Yakni, menculik para turis asing, diplomat dan pengusaha asing.
[pilihan-redaksi]
Pembelot Ung-gil Lee menyebutkan, aksi penculikan itu merupakan salah satu bagian kegiatan dari Korps Badai ke-11. Selain itu, satuan tersebut yang menyandang ''Misi Bunuh Diri'' itu, juga akan melakukan serangan menggunakan senjata tradisional dan bahan kimia untuk menangkap dan menculik warga asing.
Menurut Michael Malice, penulis buku biografi Kim Jong-il, laporan itu sesuai dengan temuannya tentang rezim Korut yang disebut rezim misterius. "Korea Utara sebenarnya telah menculik banyak orang dengan berbagai alasan," ujar Michael Malice, penulis buku 'Dear Reader: The Unauthorized Autiboigraphy of Kim Jong Il'. "Mereka sering mengirim orang ke Korea Selatan untuk membunuh orang," sambungnya.
Aksi penculikan itu pernah diakui Kim Jong Il pada 2002. Bekas pemimpin Korut itu menyalahkan satuan khususnya, yang melakukan penculikan tahun 1970-an dan 1980-an. Termasuk penculikan terhadap bocah Korea Selatan berusia 13 tahun yang baru pulang main badminton, juru masak, dan pasangan yang baru menikah dan seorang pramuria kelab malam.
Dan yang paling terkenal, adalah kasus penculikan Choi Eun-hee dan Shin Sang-ok, pasangan bintang film dan sutradara Korea Selatan di Hong Kong pada 1977. Keduanya diculik ke Korea Utara untuk membantu membangun industri film. Mereka sempat ditahan selama 8 tahun sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dan mengungkap kisah penculikan itu. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2458 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026