Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Fragmentari Kolaborasi Pesona Pura Sakenan Bakal Hiasi Pawai PKB ke-39
Kamis, 4 Mei 2017,
18:09 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Denpasar menggelar latihan persiapan sekaligus pembinaan pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 Tahun 2017, Rabu (3/5) di Wantilan Pura Desa Pakraman Penatih.
Dalam pembinaan yang dihadiri Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I G. Ngurah Gede, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan serta jajaran Disbud Kota Denpasar dan Tim Pembina Kesenian Provinsi Bali tersebut, tampak duta Denpasar akan mengambil judul Pura Sakenan Perspektif Samudara Kretih dan Wisata Bahari.
[pilihan-redaksi]
Selain mengambil sinopsis berjudul Pura Sakenan Perspektif Samudara Kretih dan Wisata Bahari, Duta Denpasar juga akan mengambil judul Omed-omedan yang dituangkan kedalam fragmentari kolaborasi. Pengambilan tema omed-omedan ini tidak lain merupakan suatu tradisi langka dan satu-satunya di Bali bahkan di Dunia yang berada di Kota Denpasar.
“Sesuai tema PKB Tahun ini yakni Ulun Danu, masing-masing daerah disamping menonjolkan inovasi kreasi tentunya yang terpenting ditonjolkan tradisi setiap daerah. Oleh karena itu, kami membuat inovasi garapan yang ada hubungannya dengan air yakni menggarap pesona di Pulau Serangan dan mengambil tema Omed-Omedan yang merupakan salah satu tradisi di Kota Denpasar,” ujar Koordinator Pawai Pembukaan PKB Duta Kota Denpasar, Wayan Astawa.
Astawa mengatakan, Pura Sakenan merupakan bagian dari ribuan pura yang ada di Bali yang letaknya di Desa Serangan, Kota Denpasar. Serangan dulunya merupaka pulai terpisah yang hanya bisa diakses dengna menggunakan jalur laut, namun sekarang sudah bisa dikunjungan jalur darat. Pura Sakenan merupakan Pura kahyangan Jagat dan menurut Lontar Usana Bali dibangun oleh Mpu Kuturan.
Lebih lanjut Astawa menjelaskan, Sakenan berasal dari kata Cakya yang berarti langsung menyatukan pikiran, sangat beralasan tempat kecil yang dipisahkan oleh laut ini memiliki ketenangan dan keheningan. Pura Sakenan disebut sebagai Samudra Kertih yang mana pemujaan Ida Hyang Baruna sebagai penguasa lautan yang menjaga alam semesta.
Maka dari itu, dijaman kekinian saat Pemerintahan Kota Denpasar oleh Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara kesakralan dan keheningan Pura selalu dilestarikan menuju Kota Denpasar yang berbudaya. Pulau Serangan ditata sedemikian rupa menjadi lebih indah dan bersih, sehingga sekarang menjadi salah satu destinasi pariwisata Kota Denpasar yang sangat menarik bagi wisatawan.
Disamping kesakralan dan keheningan Pura Sakenan, para wisatawan bisa menikmati beberapa wisata bahari seperti Banana Boat, Diving, Paraseling, Water Sport serta tempat Penangkaran Penyu, ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan dana pembinaan yang diserahkan oleh Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan kepada Koordinator Pawai Pembukaan PKB Duta Kota Denpasar yang disaksikan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I G. Ngurah Gede. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5024 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3421 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2155 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 870 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026