Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Tinggal Di Gubuk Hampir Roboh, Hidup Keluarga Made Jauh Dari Sejahtera
Sabtu, 13 Mei 2017,
10:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Keluarga Made Sudanta (38), warga Geriana Kangin, Duda Utara, Selat, Karangasem terpaksa tinggal di sebuah gubuk sederhana yang hampir roboh.
Made tinggal berlima bersama dengan anak istrinya di sebuah gubuk 3x4 meter dengan dinding yang terbuat dari “bedeg” (anyaman bambu). Sementara, atapnya merupakan campuran antara seng bekas dan asbes. Ditambah, rumah yang berlantaikan tanah.
[pilihan-redaksi]
Walau dengan keadaan rumah demikian, Made bersama istrinya Ni Wayan Cenik Merta beserta tiga orang anaknya yang rata-rata masih kecil, tetap tinggal di tempat itu lantaran tidak punya pilihan lain.
“Saat musim hujan rumah mengalami kebocoran dimana-mana, terpaksa saya pasang plastik agar bisa berteduh,” ujar Made Sudanta, Jumat (12/5).
Ia menambahkan, untuk listrik saja Ia menumpang dari tetangganya.
"Satu meteran listrik digunakan untuk empat kepala keluarga," tambah Made.
Made mengaku, sehari-hari Ia hanya bekerja sebagai buruh harian di bidang pengerajin batu tabas. Hasil pekerjaannya itu tidak menentu hasilnya, tergantung ada tidaknya proyek.
"Jika sedang tidak ada proyek ya menganggur dan mencari pekerjaan serabutan lainnya seperti bekerja mentraktor disawah,” ucap Made.
Sementara itu istri Made, Ni Wayan Cenik juga ikut membantu meringankan beban Made dengan membuat kerajinan anyaman bambu yang dijual di sekitar rumahnya.
“Karena sambil merawat sang anak dan bekerja sebagai ibu rumah tangga waktunya juga tidak fokus,” kata Ni Wayan Cenik.
Ia juga mengaku sempat mendapat beberapa kali bantuan beras miskin, sedangkan untuk jaminan kesehatan seperti BPJS Ia mengaku tidak punya lantaran tidak sanggup untuk bayar iurannya.
Sementara untuk jaminan kesehatan khusus warga miskin Ia mengaku tidak dapat. Begitu juga Kartu Karangasem Sehat (kKS) yang merupakan program Bupati Karangasem Mas Sumatri.
“Saya sudah berusaha mengurus KKS dan BPJS di kantor Desa namun tidak dapat, juga sempat beberapa kali dilakukan pengecekan dari pihak desa, hanya saja sejauh ini belum ada kelanjutannya,” ungkap Made. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2182 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026