Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Tinggal Di Gubuk Hampir Roboh, Hidup Keluarga Made Jauh Dari Sejahtera
Sabtu, 13 Mei 2017,
10:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Keluarga Made Sudanta (38), warga Geriana Kangin, Duda Utara, Selat, Karangasem terpaksa tinggal di sebuah gubuk sederhana yang hampir roboh.
Made tinggal berlima bersama dengan anak istrinya di sebuah gubuk 3x4 meter dengan dinding yang terbuat dari “bedeg” (anyaman bambu). Sementara, atapnya merupakan campuran antara seng bekas dan asbes. Ditambah, rumah yang berlantaikan tanah.
[pilihan-redaksi]
Walau dengan keadaan rumah demikian, Made bersama istrinya Ni Wayan Cenik Merta beserta tiga orang anaknya yang rata-rata masih kecil, tetap tinggal di tempat itu lantaran tidak punya pilihan lain.
“Saat musim hujan rumah mengalami kebocoran dimana-mana, terpaksa saya pasang plastik agar bisa berteduh,” ujar Made Sudanta, Jumat (12/5).
Ia menambahkan, untuk listrik saja Ia menumpang dari tetangganya.
"Satu meteran listrik digunakan untuk empat kepala keluarga," tambah Made.
Made mengaku, sehari-hari Ia hanya bekerja sebagai buruh harian di bidang pengerajin batu tabas. Hasil pekerjaannya itu tidak menentu hasilnya, tergantung ada tidaknya proyek.
"Jika sedang tidak ada proyek ya menganggur dan mencari pekerjaan serabutan lainnya seperti bekerja mentraktor disawah,” ucap Made.
Sementara itu istri Made, Ni Wayan Cenik juga ikut membantu meringankan beban Made dengan membuat kerajinan anyaman bambu yang dijual di sekitar rumahnya.
“Karena sambil merawat sang anak dan bekerja sebagai ibu rumah tangga waktunya juga tidak fokus,” kata Ni Wayan Cenik.
Ia juga mengaku sempat mendapat beberapa kali bantuan beras miskin, sedangkan untuk jaminan kesehatan seperti BPJS Ia mengaku tidak punya lantaran tidak sanggup untuk bayar iurannya.
Sementara untuk jaminan kesehatan khusus warga miskin Ia mengaku tidak dapat. Begitu juga Kartu Karangasem Sehat (kKS) yang merupakan program Bupati Karangasem Mas Sumatri.
“Saya sudah berusaha mengurus KKS dan BPJS di kantor Desa namun tidak dapat, juga sempat beberapa kali dilakukan pengecekan dari pihak desa, hanya saja sejauh ini belum ada kelanjutannya,” ungkap Made. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6012 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026