Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Tinggal Di Gubuk Hampir Roboh, Hidup Keluarga Made Jauh Dari Sejahtera
Sabtu, 13 Mei 2017,
10:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Keluarga Made Sudanta (38), warga Geriana Kangin, Duda Utara, Selat, Karangasem terpaksa tinggal di sebuah gubuk sederhana yang hampir roboh.
Made tinggal berlima bersama dengan anak istrinya di sebuah gubuk 3x4 meter dengan dinding yang terbuat dari “bedeg” (anyaman bambu). Sementara, atapnya merupakan campuran antara seng bekas dan asbes. Ditambah, rumah yang berlantaikan tanah.
[pilihan-redaksi]
Walau dengan keadaan rumah demikian, Made bersama istrinya Ni Wayan Cenik Merta beserta tiga orang anaknya yang rata-rata masih kecil, tetap tinggal di tempat itu lantaran tidak punya pilihan lain.
“Saat musim hujan rumah mengalami kebocoran dimana-mana, terpaksa saya pasang plastik agar bisa berteduh,” ujar Made Sudanta, Jumat (12/5).
Ia menambahkan, untuk listrik saja Ia menumpang dari tetangganya.
"Satu meteran listrik digunakan untuk empat kepala keluarga," tambah Made.
Made mengaku, sehari-hari Ia hanya bekerja sebagai buruh harian di bidang pengerajin batu tabas. Hasil pekerjaannya itu tidak menentu hasilnya, tergantung ada tidaknya proyek.
"Jika sedang tidak ada proyek ya menganggur dan mencari pekerjaan serabutan lainnya seperti bekerja mentraktor disawah,” ucap Made.
Sementara itu istri Made, Ni Wayan Cenik juga ikut membantu meringankan beban Made dengan membuat kerajinan anyaman bambu yang dijual di sekitar rumahnya.
“Karena sambil merawat sang anak dan bekerja sebagai ibu rumah tangga waktunya juga tidak fokus,” kata Ni Wayan Cenik.
Ia juga mengaku sempat mendapat beberapa kali bantuan beras miskin, sedangkan untuk jaminan kesehatan seperti BPJS Ia mengaku tidak punya lantaran tidak sanggup untuk bayar iurannya.
Sementara untuk jaminan kesehatan khusus warga miskin Ia mengaku tidak dapat. Begitu juga Kartu Karangasem Sehat (kKS) yang merupakan program Bupati Karangasem Mas Sumatri.
“Saya sudah berusaha mengurus KKS dan BPJS di kantor Desa namun tidak dapat, juga sempat beberapa kali dilakukan pengecekan dari pihak desa, hanya saja sejauh ini belum ada kelanjutannya,” ungkap Made. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5355 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2263 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1058 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026