Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
GP Ansor Bali Desak Pemerintah Bubarkan HTI
Senin, 15 Mei 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Genderang pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berhembus ke Bali. GP Ansor Bali mendesak pemerintah untuk membubarkan HTI yang disinyalir mengembangkan ajaran bertentangan dengan ideologi Pancasila.
Hal itu terungkap disela-sela peringatan lahirnya GP Ansor ke-83 yang berlangsung di lapangan Lumintang, Denpasar Barat, Minggu (14/5) kemarin
[pilihan-redaksi]
Dalam kata sambutannya, Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas Banser) Haji Alfa Isnaeni mengatakan, para Kiai memiliki peran dalam mendirikan Negara Kedaulatan Republik Indonesia. Sementara Pancasila sebagai dasar negara telah disepakati banyak pihak, berbagai komponen bangsa dan berbagai agama.
“Apabila ada pihak yang mengotak-atik, mempermasalahkan Pancasila, maka mereka harus belajar sejarah republik ini,” ucap Haji Alfa Isnaeni dari atas podium.
Ditegaskannya, NKRI adalah harga mati dan Nahdatul Ulama menolak khilafah.
“Ansor dan Banser siap melawan siapa pun yang merusak kebhinekaan NKRI. Kita harus menjaga keharmonisan di Pulau Dewata dari rongrongan kaum radikalisme,” ungkapnya.
Dia berharap, HTI tak hanya dibubarkan secara politis, namun ajaran yang dikembangkan HTI juga dilarang.
“Ini baru pernyataan politik. Belum memiliki kekuatan hukum. Kita akan support pemerintah melangkah di jalur hukum sampai pelarangan paham HTI di Indonesia,” tandasnya.
Isnaeni menyebut karena mengembangkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.
“Kita tidak ada urusan dengan paham keagamaan. Masalahnya adalah konsep bernegara dan memperjuangkan Pancasila. HTI membawa paham baru khilafah Islamiah,” ujarnya
Dijelaskannya, ormas HTI memiliki pemikiran yang tidak sehat lantaran menganggap komponen masyarakkat Indonesia yang tak sejalan dengannya kafir.
“Inilah yang menjadi permasalahan dan GP Anshor NU menolak dan menuntut pemerintah agar membubarkan kelompok HTI di Indonesia,” tegasnya lagi.
Lebih lanjut, Isnaeni menggarisbawahi Islam Nahdatul Ulama (NU) adalah islam yang toleran. Di Bali, Ansor dan Banser diterima dengan baik sebab NU tak pernah bermusuhan dengan agama lain.
“Ansor tidak sepakat dengan radikalisme. Negara ini tak boleh dibangun dengan dasar radikalisme. Kami menuntut HTI tak hanya dibubarkan, tapi paham HTI harus dilarang di bumi nusantara,” pungkasnya.
Kedepannya, Isnaeni sepakat GP Ansor dan Banser untuk semakin mempererat kerja sama stakeholder di Bali untuk merumuskan bareng bagaimana membuat Bali ini aman dan tenteram.
“Yang paling akhir, kita harus waspada. Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu sehingga perjuangan kita menjadi tidak murni. Intinya NKRI harga mati, Pancasila jaya, khilafah bubar dan paham HTI harus dimatikan,” tandasnya. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026