Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jadikan Banjar Sebagai Creative Hub, Sekaa Teruna Denpasar Ikuti Workshop Badan Kreatif

Selasa, 23 Mei 2017, 09:09 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Badan Kreatif (Bkraf) Denpasar menggelar workshop Pelatihan Kepemimpinan dan Pengelolaan Sektor Kreatif, Senin (22/5) di Hotel Inna Bali Denpasar. 
 
"Bangun Monumen Maya atau membangun karakter jati diri berbasis pada upaya menjaga kebudayaan mulai dari usia dini, yang tak terlepas dari keberadaan sekaa teruna sebagai pioneer kreatif," ujar Walikota I.B Rai Dhatmawijaya Mantra saat membuka workshop sekaligus sebagai keynote speaker.
 
[pilihan-redaksi]
Menurut Rai Mantra langkah nyata yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar yakni mendeklarasikan diri sebagai Kota Kreatif, mendorong bertumbuhnya kantong kreatif (creative hub), membentuk Bkraf, mendirikan youth park, dan mendirikan Rumah Pintar. 
 
Disamping itu menggalakan banjar sebagai creative hub hingga menjadikan aktivitas kreatif sebagai kegiatan inklusif dengan melibatkan kaum difabel untuk turut berkiprah dalam berbagai aktivitas kreatif. 
 
Sehingga melalui workshop pelatihan kepemimpinan dan pengelolaan kreatif Rai Mantra mengharapkan dapat memperkuat komunitas-komunitas dan saling mendukung satu sama lain. 
 
“Melalui workshop ini nantinya diharapkan pelaku kreatif serta sekaa teruna yang hadir dapat menjadi pioneer kreatif yang mampu menjadikan kreatifitas sebagai potensi ekonomi tanpa meninggalkan basis budaya unggulan dan menjadi penggerak kreatif di lingkungannya masing-masing”, ujar Rai Mantra. 
 
Kepala Badan Kreatif Denpasar, I Gusti Putu Anindya Putra mengatakan workshop ini mengahadirkan mentor dalam dunia kreatif seperti Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI Mira Tayyiba, BCC, Kolaborasi dan Kemitraan Kreatif, Tita Larasati, Kelompok Ahli Pemkot Denpasar, Prof. Dr. Putu Rumawan Salain, Gde Bandem, serta Fajar Anugerah. 
 
Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 22-24 Mei 2017 melibatkan pelaku kreatif serta Sekaa Teruna sebagai working space. 
 
"Keterlibatan sekaa teruna dan pelaku kreatif diharapkan mampu menjadi pioneer kreatif sekaligus membangun database pelaku kreatif yang dapat di update sendiri sehingga perkembangannya dapat di pantau," ujarnya. [rls/dps/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami