Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Perajin Uang Kepeng Keluhkan Minimnya Bahan Baku Kuningan
Senin, 26 Juni 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pengusaha Uang Kepeng Panca Datu kelahiran Karangasem yang mencoba peruntungan di Semarapura sejak lima tahun silam keluhkan sulitnya memperoleh bahan baku Kuningan untuk proses produksi.
Pasalnya, uang kepeng Panca Datu menggunakan lima macam bahan baku seperti, emas, perak, tembaga, besi dan Kuningan.
[pilihan-redaksi]
“Belakangan ini kita agak kesulitan untuk produksi, karena bahan baku kuningan sangat susah dicari, kalo jari di Jawa biayanya sangat tinggi karena usaha kecil-kecilan,” ujar I Komang Mertayasa pemilik usaha Uang Kepeng, Sabtu (24/6).
Dirinya mengaku saat ini mengajak tenaga kerja hanya lima orang. Dalam satu minggunya biasanya jika bahan baku lancar bisa memproduksi hingga 10 ribu uang kepeng. Selain itu uang kepeng yang diproduksinya ada tiga jenis yaitu uang kepeng kuning, hitam kuning, dan uang kepeng hitam.
Tidak hanya uang kepeng, menurut pria kelahiran Selat Karangasem ini, dirinya juga membuat berbagai macam kreasi dari uang kepeng seperti Rambut sedana, Lamak, Campak, Daksina, Teenan dan berbagai keperluan yadnya lainnya tergantung pesanan. Kreasinya itu dihargai mulai dari Rp300 ribu untuk ukuran normalnya.[igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026