Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Perajin Uang Kepeng Keluhkan Minimnya Bahan Baku Kuningan
Senin, 26 Juni 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pengusaha Uang Kepeng Panca Datu kelahiran Karangasem yang mencoba peruntungan di Semarapura sejak lima tahun silam keluhkan sulitnya memperoleh bahan baku Kuningan untuk proses produksi.
Pasalnya, uang kepeng Panca Datu menggunakan lima macam bahan baku seperti, emas, perak, tembaga, besi dan Kuningan.
[pilihan-redaksi]
“Belakangan ini kita agak kesulitan untuk produksi, karena bahan baku kuningan sangat susah dicari, kalo jari di Jawa biayanya sangat tinggi karena usaha kecil-kecilan,” ujar I Komang Mertayasa pemilik usaha Uang Kepeng, Sabtu (24/6).
Dirinya mengaku saat ini mengajak tenaga kerja hanya lima orang. Dalam satu minggunya biasanya jika bahan baku lancar bisa memproduksi hingga 10 ribu uang kepeng. Selain itu uang kepeng yang diproduksinya ada tiga jenis yaitu uang kepeng kuning, hitam kuning, dan uang kepeng hitam.
Tidak hanya uang kepeng, menurut pria kelahiran Selat Karangasem ini, dirinya juga membuat berbagai macam kreasi dari uang kepeng seperti Rambut sedana, Lamak, Campak, Daksina, Teenan dan berbagai keperluan yadnya lainnya tergantung pesanan. Kreasinya itu dihargai mulai dari Rp300 ribu untuk ukuran normalnya.[igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026