Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Tetapkan 6 Tersangka di Kasus Penusukan Anggota TNI

Senin, 10 Juli 2017, 21:27 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kasus tewasnya siswa Secata kejuruan Infanteri TNI AD Pulaki Singaraja, Buleleng, Yanuar Setiawan (20) ditangan kawanan geng motor, salah satunya anak kandung Anggota Komisi A DPRD Bali, DNR, disikapi jajaran Polresta Denpasar. Polisi telah mengamankan 11 orang dan menetapkan 6 orang sebagai tersangka. 
 
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menyatakan bahwa pelakunya sudah ditangkap. Pihaknya sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap tidak terulang lagi menimpa prajurit TNI AD dan warga  lainnya. Untuk itu, pihak kepolisian akan menindak tegas pelaku tanpa melihat latar-belakang orang tua yang bersangkutan. 
 
[pilihan-redaksi]
“Siapa pun latar-belakang orang tua anak, tetap di proses secara hukum yang berlaku,” tegasnya di sela-sela HUT Bhayangkara ke-71 di Lapangan Puputan Margarana Renon, Senin (10/7).
 
Keterangan terpisah, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menerangkan pihaknya sudah mengamankan 11 orang dan 6 orang dinyatakan sebagai tersangka. Dari enam yang dijadikan tersangka, lima diantaranya masih di bawah umur. Keenam tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan penanganan selama 15 hari. 
 
“Proses hukum tetap berlanjut. Dalam kejadian ini dibuatkan dua laporan polisi (LP). Satu LP untuk penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dan satu LP lagi penganiayaan yang mengakibatkan korban luka-luka hingga patah rahang,” tegasnya. 
 
Ditambahkannya, enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Dewa Komang DA, CI, RA, KCA, KTS serta FH. Pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut untuk mencari tersangka lain. 
 
“Kami melakukan pengembangan karena diduga masih ada tersangka lain," tegas mantan Kapolres Gianyar ini. 
 
Sementara itu, sumber kepolisian mengungkapkan, kasus pengeroyokan terhadap Praka Yanuar Setiawan diduga diotaki Dewa Komang DA, notabene anak kandung Komisi A DPRD Bali, DNR. Di TKP, Dewa Komang DA berkelahi dengan korban dan menusuk dada korban dengan pisau lipat yang setiap hari dibawanya. Sedangkan tersangka CI, RA, KCA dan KTS serta FH ikut memukul korban dan teman-teman korban. 
 
Diberitakan, kematian tragis seorang anggota TNI, Praka Yanuar Setiawan, akibat ulah geng motor saat melintas di Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua, Minggu (9/7) dinihari. Pria asal Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan siswa Secata kejuruan Infanteri TNI AD Pulaki Singaraja, Buleleng, itu tewas ditikam dengan pisau lipat, tepat dibagian dada kanan. Pengeroyokan terjadi karena para pelaku marah karena ditegur agar berhati-hati di jalan raya. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami