Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Drone Bantu Narapidana Kabur dari Penjara
Rabu, 12 Juli 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Columbia. Penggunaan drone cukup sering dimanfaatkan untuk berbagai hal negatif. Salah satu yang terbaru adalah membantu penjahat kabur dari penjara. Seperti apa ceritanya?
Sebuah penjara di South Carolina, AS, yang dikenal dengan penjagaan super ketat, harus kecolongan karena ada narapidana yang kabur berkat bantuan dari drone.
[pilihan-redaksi]
Seorang napi kasus penculikan, Jimmy Causey, melakukan cara baru dalam pelariannya dari penjara tersebut dengan memotong kawat pagar. Sekilas ini terkesan sangat sederhana, namun secara kronologis cara dia melarikan diri seperti dalam film-film Hollywod.
Berdasarkan hasil penyelidikan pihak berwenang, Causey kabur dengan bantuan sebuah drone yang 'mengirimkan' alat pemotong kawat ke dalam penjara.
Diketahui penjara ini memiliki pagar kawat tinggi dan hamparan lapang sejauh 45,72 meter antara tembok luar penjara dan blok sel. Sehingga tidak mungkin seseorang dari luar penjara melempar alat pemotong kawat untuk masuk ke dalam penjara.
"Kami meyakini sebuah drone telah digunakan untuk terbang dan membawakan alat yang memungkinkannya untuk melarikan diri," ujar Bryan Stirling, South Carolina Corrections Director, seperti dilansir Mashable.
Aksi kabur dari penjara ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Causey. Sebelumnya, pria yang divonis penjara seumur hidup itu juga pernah melarikan diri dari penjara pada 2005. Namun, tak lama kemudian ia berhasil ditangkap kembali.
Diduga, drone tersebut dioperasikan melalui komunikasi smartphone yang berhasil diselundupkan kepada Causey. Drone ini diduga membawa alat pemotong yang dipakai untuk memotong pagar kawat. Sebelumnya, Causey menempatkan sebuah boneka di tempat tidurnya untuk mengelabui penjaga.
Seorang mantan penegak hukum AS, Kevin Tamez yang tertarik meneliti kaburnya Causey dari penjara di South Carolina juga menyebut hal yang sama, yakni sang napi kabur dengan bantuan drone. Dia mendesak kepolisian setempat untuk mencari pesawat tanpa awak itu yang mungkin jatuh di sesuatu tempat.
Tamez mengungkapkan bahwa tak mudah bagi penjaga penjara untuk mengawasi drone selain dengan menambah personilnya untuk mengawal pagar penjara. Di AS, drone kerap disalahgunakan untuk keperluan penyelundupan barang-barang ilegal.
Malangnya, usaha Causey melarikan diri yang kedua kalinya ini juga bernasib serupa. Dia berhasil ditangkap di sebuah tempat yang berjarak sekitar 1.900 kilometer dari penjara dengan barang bukti berupa pistol, empat ponsel, dan tumpukan uang tunai.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026