Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Drone Bantu Narapidana Kabur dari Penjara
Rabu, 12 Juli 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Columbia. Penggunaan drone cukup sering dimanfaatkan untuk berbagai hal negatif. Salah satu yang terbaru adalah membantu penjahat kabur dari penjara. Seperti apa ceritanya?
Sebuah penjara di South Carolina, AS, yang dikenal dengan penjagaan super ketat, harus kecolongan karena ada narapidana yang kabur berkat bantuan dari drone.
[pilihan-redaksi]
Seorang napi kasus penculikan, Jimmy Causey, melakukan cara baru dalam pelariannya dari penjara tersebut dengan memotong kawat pagar. Sekilas ini terkesan sangat sederhana, namun secara kronologis cara dia melarikan diri seperti dalam film-film Hollywod.
Berdasarkan hasil penyelidikan pihak berwenang, Causey kabur dengan bantuan sebuah drone yang 'mengirimkan' alat pemotong kawat ke dalam penjara.
Diketahui penjara ini memiliki pagar kawat tinggi dan hamparan lapang sejauh 45,72 meter antara tembok luar penjara dan blok sel. Sehingga tidak mungkin seseorang dari luar penjara melempar alat pemotong kawat untuk masuk ke dalam penjara.
"Kami meyakini sebuah drone telah digunakan untuk terbang dan membawakan alat yang memungkinkannya untuk melarikan diri," ujar Bryan Stirling, South Carolina Corrections Director, seperti dilansir Mashable.
Aksi kabur dari penjara ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Causey. Sebelumnya, pria yang divonis penjara seumur hidup itu juga pernah melarikan diri dari penjara pada 2005. Namun, tak lama kemudian ia berhasil ditangkap kembali.
Diduga, drone tersebut dioperasikan melalui komunikasi smartphone yang berhasil diselundupkan kepada Causey. Drone ini diduga membawa alat pemotong yang dipakai untuk memotong pagar kawat. Sebelumnya, Causey menempatkan sebuah boneka di tempat tidurnya untuk mengelabui penjaga.
Seorang mantan penegak hukum AS, Kevin Tamez yang tertarik meneliti kaburnya Causey dari penjara di South Carolina juga menyebut hal yang sama, yakni sang napi kabur dengan bantuan drone. Dia mendesak kepolisian setempat untuk mencari pesawat tanpa awak itu yang mungkin jatuh di sesuatu tempat.
Tamez mengungkapkan bahwa tak mudah bagi penjaga penjara untuk mengawasi drone selain dengan menambah personilnya untuk mengawal pagar penjara. Di AS, drone kerap disalahgunakan untuk keperluan penyelundupan barang-barang ilegal.
Malangnya, usaha Causey melarikan diri yang kedua kalinya ini juga bernasib serupa. Dia berhasil ditangkap di sebuah tempat yang berjarak sekitar 1.900 kilometer dari penjara dengan barang bukti berupa pistol, empat ponsel, dan tumpukan uang tunai.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026