Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Komisi III DPRD Barito Kuala Berguru ke Karangasem
Senin, 17 Juli 2017,
18:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pemerintah Kabupaten Karangasem menerima kunjungan kerja dari Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan. Kunjungan komisi III tersebut bermaksud untuk mengadakan studi komparatif terkait keberhasilan Kabupaten Karangasem dalam mendapatkan bantuan stimulan perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2017.
Rombongan anggota legislatif beserta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Kuala yang berjumlah 14 orang tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I dan II DPRD Barito Kuala Anis Ridwan dan Mudjiadhi diterima langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Sekda kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi beserta KepalaBappelitbangda, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kadis PUPR dan Kadis Sosial di Wantilan Kantor Bupati, Senin (17/7).
Kedatangan rombongan komisi III DPRD Barito Kuala untuk belajar di Kabupaten Karangasem disambut baik oleh Bupati Karangasem. Dalam kesempatan itu, Bupati Mas Sumatri menyampaikan sekilas pandang terkait kondisi Kabupaten Karangasem. Dikatakan Mas Sumatri, kemiskinan adalah issue yang kompleks dan multi dimensional.
[pilihan-redaksi]
Kata dia, untuk meningkatkan standar hidup yang layak, ada 2 hal yang menjadi pertimbangan pertama, yaitu dengan cara mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Kedua, meningkatkan kemampuan dan pendapatannya.
“Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang terpokus pada peningkatan kualitas rumah dan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang berpenghasilan rendah. kita harapkan hal tersebut mampu menjadi salah satu amunisi dalam memerangi kemiskinan,” ujarnya.
Selain itu, di Kabupaten Karangasem pada tahun 2017 ini mendapatkan bantuan BSPS sebanyak 373 unit. Di mana saat ini lokasinya berada di dua kecamatan dan tersebar di 7 desa. Dengan jumlah bantuan 15 juta per unitnya. Nantinya dalam pelaksanaannya akan mengunakan sistem swakelola atau pemberdayaan masyarakat.
"Sehingga dapat meningkatkan peran serta dan gotong royong masyarakat penerima bantuan," sebut Mas Sumatri. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026