Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Kemendesa Dorong Akses Teknologi Daerah Tertinggal
Minggu, 30 Juli 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Dengan jumlah pedesaan dan sumber daya yang berlimpah, ironisnya di Indonesia masih banyak masyarakat pedesaan yang hidup serba kekurangan. Inilah yang menjadi tantangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.
Untuk itu, Eko menyebut bahwa salah satu sarana yang bisa mendorong kemajuan adalah dengan penerapan teknologi.
[pilihan-redaksi]
Digitalisasi layanan ini diharapkan menjadi pendorong peningkatan akses untuk memperluas pasar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi, menunjang proses pendidikan, dan menciptakan ketertiban warga dalam kehidupan bermasyarakat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) kemudian mengusung empat program yang meliputi Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), embung, dan sarana olahraga desa.
Eko pun mencontohkan melalui Prukades beberapa daerah yang sudah bisa fokus untuk mengembangkan produk unggulannya antara lain di Gorontalo dengan produksi jagungnya atau Dompu yang bisa lepas dari status daerah tertinggal.
"Desa yang belum fokus akan kita kasih insentif, misal ingin menanam jagung kita kasih bibit, pupuk, dan sarana pertanian gratis," ujarnya di pembukaan Expo Prukades di Jakarta, Jumat, (28/7/2017).
"Dengan pengembangan produk berbasi teknologi dan inovasi para pelaku UKM di desa tertinggal tersebut dapat memanfaatkan akses pasar yang luas sarana teknologi dalam mengembangkan dan mempromosikan bisnis mereka," lanjut Eko.
Untuk sarana penyedia teknologi internet pihak Kemendesa menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui program Solusi Desa Broadband Terpadu dan juga sejumlah pihak swasta.
"Untuk internet, Kominfo komitmen targetnya 2019 seluruh desa akan masuk internet. Selanjutnya tinggal bagaimana kemampuan masyarakat desanya seperti apa, namun lebih dipastikan kebutuhan balitanya tercukupi lebih dulu," pungkas Eko. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026