Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kapolda Bali : "Penyerangan Brimob Tak Terkait Terorisme"
Jumat, 11 Agustus 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Motif penyerangan anggota Brimob yang terjadi beberapa waktu lalu disebut hanya merupakan pencurian dengan kekerasan.
Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose pun membantah jika aksi penyerangan terhadap anggota Brimob Polda Bali adalah bagian dari aksi terorisme.
[pilihan-redaksi]
“Kasus ini masih diselidiki dan anggota dilapangan masih bekerja. Saya tidak mau berandai-andai terkait motif ini karena dapat mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” pintanya, Kamis (10/8/2017).
Irjen Petrus pun menjawab bahwa ini bukan merupakan kasus terorisme.
“Motifnya pencurian dengan kekerasan. Sistem dan proses sudah kita tempuh. Saya rasa bukan kapasitas kita untuk berbicara karena justru akan mengganggu dan merusak independesi daripada penyidik yang sedang melakukan penyelidikan kasus ini,” terangnya.
Ditegaskannya lagi, penanganan kasus ini akan terus dilakukan dan tidak ada target. Hingga akhirnya pihaknya bisa menangkap pelaku dan diadili sesuai perbuatannya.
“Target sampai kita tangkap pelakunya,” tandasnya.
Diberitakan, seorang anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suda Suwarna diserang dan senjata api miliknya jenis SSI dirampas 3 pelaku berkewarganegaraan Timur Tengah. Hal itu sesuai dengan penyelidikan rekaman CCTV dilokasi Hotel Ayana Resort dan Spa di Kuta Selatan.
Dalam rekontruksi, Rabu (9/8) lalu, Bripol I Bagus Suda Suwarna mengaku sekitar pukul 11.00 wita istrahat makan siang bersama seorang security hotel.
Selanjutnya, dia sempat ke toilet dan meletakkan senjata api yang digenggamnya.
Tak lama, anggota Brimob itu menuju parkiran dan bertemu dengan 3 warga asing keturunan Timur Tengah. Korban mengaku sempat menyapa “Where Are You Go”, dan selanjutnya korban tidak mengingat apa-apa karena langsung jatuh pingsan.
Sementara senjata api laras panjang jenis SS 1 beserta 1 magasen berisi 3 peluru hampa dan 27 peluru karet, hilang. Ketiga pelaku kabur mengendarai Honda Vario (bonceng dua) dan satu naik motor Scoopy. Korban ditemukan seorang security terkapar dalam kondisi wajah lebam dan muntah darah. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026