Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Kapolda Bali : "Penyerangan Brimob Tak Terkait Terorisme"
Jumat, 11 Agustus 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Motif penyerangan anggota Brimob yang terjadi beberapa waktu lalu disebut hanya merupakan pencurian dengan kekerasan.
Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose pun membantah jika aksi penyerangan terhadap anggota Brimob Polda Bali adalah bagian dari aksi terorisme.
[pilihan-redaksi]
“Kasus ini masih diselidiki dan anggota dilapangan masih bekerja. Saya tidak mau berandai-andai terkait motif ini karena dapat mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” pintanya, Kamis (10/8/2017).
Irjen Petrus pun menjawab bahwa ini bukan merupakan kasus terorisme.
“Motifnya pencurian dengan kekerasan. Sistem dan proses sudah kita tempuh. Saya rasa bukan kapasitas kita untuk berbicara karena justru akan mengganggu dan merusak independesi daripada penyidik yang sedang melakukan penyelidikan kasus ini,” terangnya.
Ditegaskannya lagi, penanganan kasus ini akan terus dilakukan dan tidak ada target. Hingga akhirnya pihaknya bisa menangkap pelaku dan diadili sesuai perbuatannya.
“Target sampai kita tangkap pelakunya,” tandasnya.
Diberitakan, seorang anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suda Suwarna diserang dan senjata api miliknya jenis SSI dirampas 3 pelaku berkewarganegaraan Timur Tengah. Hal itu sesuai dengan penyelidikan rekaman CCTV dilokasi Hotel Ayana Resort dan Spa di Kuta Selatan.
Dalam rekontruksi, Rabu (9/8) lalu, Bripol I Bagus Suda Suwarna mengaku sekitar pukul 11.00 wita istrahat makan siang bersama seorang security hotel.
Selanjutnya, dia sempat ke toilet dan meletakkan senjata api yang digenggamnya.
Tak lama, anggota Brimob itu menuju parkiran dan bertemu dengan 3 warga asing keturunan Timur Tengah. Korban mengaku sempat menyapa “Where Are You Go”, dan selanjutnya korban tidak mengingat apa-apa karena langsung jatuh pingsan.
Sementara senjata api laras panjang jenis SS 1 beserta 1 magasen berisi 3 peluru hampa dan 27 peluru karet, hilang. Ketiga pelaku kabur mengendarai Honda Vario (bonceng dua) dan satu naik motor Scoopy. Korban ditemukan seorang security terkapar dalam kondisi wajah lebam dan muntah darah. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026