Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Oknum Buser Gianyar Siksa Pelaku Jambret, Keluarga Lapor Propam
Senin, 14 Agustus 2017,
22:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Oknum anggota Buser Polres Gianyar dituding melakukan tindakan sadis kepada Sigit Hidayat Jati (35), saat menginterograsi pelaku jambret yang ditangkap di Gianyar. Tidak hanya disiksa, pria asal Singaraja Buleleng itu "dibakar" kemaluannya dengan tetesan plastik yang dibakar.
Menurut salah seorang keluarga Sigit, Muhyiddin Syamsudin (43), dengan adanya kejadian itu, pihak keluarga melaporkan perbuatan sadis oknum anggota Buser Polres Gianyar ke Propam Polda Bali, Senin (14/8).
Surat pengaduan Propam nomor: SPSP21 1 12017 Trenmin diterima oleh Ipda I Ketut Wedana, selaku Pamintu Bagrenmin Bidpropam Polda Bali.
“Kami sudah layangkan surat pengaduan tindakan keji dan kejam yang dilakukan anggota buser Polres Gianyar ke Propam Polda Bali hari ini (14/8),” bebernya, Senin (14/8).
Syamsudin mengatakan, keluarga Sigit sangat keberatan dengan kekerasan dan penyiksaan yang dialami Sigit. Bahkan, saat ditangkap anggota buser Polres Gianyar tidak melengkapi diri dengan surat tugas penangkapan.
Penyiksaan ini terungkap, setelah Syamsudin membesuk Sigit di Mapolres Gianyar, Kamis (10/8) lalu. Namun dia terkejut melihat Sigit dalam kondisi babak belur dan kesakitan. Sigit pun bercerita pasca dirinya ditangkap di rumah kosnya di Jalan Mekar II, Kepaon, Denpasar, Sabtu (5/8) dinihari.
Kronologis penangkapan tersangka tergolong sadis. Anggota buser tersebut menghajarnya didepan calon istrinya. Dadanya ditonjok hingga darah muncrat dari mulutnya. Tak hanya itu, Sigit juga mengaku diinjak-injak dan dipukuli dengan benda tumpul hingga babak belur.
Penyiksaan berlanjut di kantor polisi dan disaksikan beberapa penyidik buser. Petugas memaksanya mengakui aksi penjambretan 17 TKP di wilayah Gianyar, sementara tidak satupun barang-bukti ditemukan darinya.
"Penyiksaan ini sangat tidak manusiawi. Keluarga saya disiksa dengan cara tidak terpuji, matanya ditutup, tangan di borgol ke belakang, ditelanjangi. Bahkan kemaluan tersangka ditetesi plastik yang sudah di bakar," sesal Syamsudin.
Menurutnya, saat ditetesi bakaran plastik ke kemaluan, Sigit mengaduh berteriak kesakitan, namun para petugas kepolisian itu terus menyiksanya. Akibatnya, tangan korban yang diborgol dibelakang bengkak dan berdarah-darah, saking tidak kuatnya menahan dan berusaha meronta-ronta kesakitan.
“Dibawah tekanan penyiksaan, Sigit akhirnya mengakui beraksi di 2 TKP,” ujarnya.
Syamsudin mengatakan, pihak keluarga tidak terima perlakuan penyiksaan tersebut. Apabila memang Sigit bersalah dan melanggar hukum, sebaiknya diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan tidak disiksa dengan sadis seperti itu.
“Kalau dia bersalah silahkan diproses sesuai hukum yang berlaku jangan disiksa seperti hewan begitu. Kami menilai tindakan ini sangat biadab dan tidak manusiawi," ungkapnya.
Selain itu, dengan masuknya laporan ke Propam Polda Bali, diharapkan kasus ini ditindak-lanjuti dengan menghukum anggota buser Polres Gianyar yang melakukan penyiksaan.
Kabid Propam Polda Bali Kombes Pol Beni Ardjanto didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkan masuknya laporan tersebut. Menurutnya, pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut dengan mendalami pemeriksaan saksi-saksi.
“Benar ada masuk laporan dan kami masih dalami dulu laporannya,” tegasnya. [bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026