Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPRD Bali: Gunakan Pupuk Organik
Jumat, 11 Agustus 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana mengharapkan kepada petani untuk mengembangkan pertanian dengan penerapan sistem pupuk organik.
"Para petani di Bali harus mengembangkan pertanian organik. Karena jika ini bisa diterapkan maka harga hasil pertanian itu akan lebih mahal dibanding menggunakan pupuk non-organik," kata Kariyasa Adnyana di Denpasar, Senin.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan jika para petani menerapkan pupuk organik, maka hasil pertaniannya tentu akan dihargai lebih mahal oleh konsumen," ujar anggota Komisi III DPRD Bali.
Menurut dia, pertanian saat ini lebih banyak menggunakan pupuk buatan, sebab pemakaiannya lebih praktis, tetapi dampak terhadap lingkungan terutama terhadap struktur tanahnya menjadi berkurang.
"Jika menggunakan pupuk organik dari segi hasil dan lingkungan tentu akan lebih baik, sebab prosesnya sangat alami, termasuk juga habitat di sekelilingnya dapat terjaga dengan alami," ucap alumni Fakultas Pertanian Universitas Udayana.
Oleh karena itu, kata Kariyasa Adnyana, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah terus menyosialisasikan pertanian berbasis organik.
"Tujuannya agar lahan pertaniannya bisa juga terjaga dengan alami, sebab pupuk organik yang digunakan para petani selain menjaga lingkungan, hasil pertanian itu saat ini menjadi acuan konsumsi untuk kesehatan," ucapnya.
Ia mengatakan jika sosialisasi itu terus digalakkan oleh pemerintah, pihaknya yakin para petani akan kembali menggunakan pupuk organik. Sebab mereka juga tertarik hasil produksinya dihargai lebih mahal.
"Contohnya pertanian di daerah Jatiluwih, Kabupaten Tabanan menggunakan pupuk buatan dan menyatakan sebagai kawasan pertanian organik, maka hasil padinya juga lebih mahal, karena menjadi anjuran dokter untuk mengkonsumsi makanan yang organik," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026