Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
DPRD Bali: Gunakan Pupuk Organik
Jumat, 11 Agustus 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana mengharapkan kepada petani untuk mengembangkan pertanian dengan penerapan sistem pupuk organik.
"Para petani di Bali harus mengembangkan pertanian organik. Karena jika ini bisa diterapkan maka harga hasil pertanian itu akan lebih mahal dibanding menggunakan pupuk non-organik," kata Kariyasa Adnyana di Denpasar, Senin.
[pilihan-redaksi]
Ia mengatakan jika para petani menerapkan pupuk organik, maka hasil pertaniannya tentu akan dihargai lebih mahal oleh konsumen," ujar anggota Komisi III DPRD Bali.
Menurut dia, pertanian saat ini lebih banyak menggunakan pupuk buatan, sebab pemakaiannya lebih praktis, tetapi dampak terhadap lingkungan terutama terhadap struktur tanahnya menjadi berkurang.
"Jika menggunakan pupuk organik dari segi hasil dan lingkungan tentu akan lebih baik, sebab prosesnya sangat alami, termasuk juga habitat di sekelilingnya dapat terjaga dengan alami," ucap alumni Fakultas Pertanian Universitas Udayana.
Oleh karena itu, kata Kariyasa Adnyana, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah terus menyosialisasikan pertanian berbasis organik.
"Tujuannya agar lahan pertaniannya bisa juga terjaga dengan alami, sebab pupuk organik yang digunakan para petani selain menjaga lingkungan, hasil pertanian itu saat ini menjadi acuan konsumsi untuk kesehatan," ucapnya.
Ia mengatakan jika sosialisasi itu terus digalakkan oleh pemerintah, pihaknya yakin para petani akan kembali menggunakan pupuk organik. Sebab mereka juga tertarik hasil produksinya dihargai lebih mahal.
"Contohnya pertanian di daerah Jatiluwih, Kabupaten Tabanan menggunakan pupuk buatan dan menyatakan sebagai kawasan pertanian organik, maka hasil padinya juga lebih mahal, karena menjadi anjuran dokter untuk mengkonsumsi makanan yang organik," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026