Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ekspor Perhiasan Bali Merosot 47,53%
Rabu, 30 Agustus 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat ekspor aneka perhiasan atau permata dari Bali menunjukan penurunan sepanjang bulan Juni 2017.
Kepala BPS Provinsi Bali, Adi Nugroho mengatakan, Bali mengekspor berbagai jenis perhiasan senilai US$4,92 juta selama bulan Juni 2017 angka tersebut merosot hingga US$4,463 juta atau 47,53% dibanding bulan sebelumnya yang tercat US$9,391,6 juta.
[pilihan-redaksi]
"Perolehan bulan Juni 2017 itu juga merosot US$2,155 juta atau 30,42% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, karena pada Juni 2016 mengantongi sebesar US$7,083 juta ," kata Adi di Kantor BPS Bali, Rabu (30/8/2017).
Sementara itu, ekspor permata berupa aneka jenis perhiasan untuk wanita dari semua umur, berupa cincin, kalung, perhiasan telinga dan anggota tubuh lainnya mampu memberikan andil 13,73% dari total nilai ekspor Bali mencapai US$38,126 juta, merosot US$12,715 juta atau 25,01% dibanding bulan sebelumnya yang mencapai US$48,050 juta.
Perolehan tersebut juga menurun US$9,924 juta atau 20,55% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, karena bulan Juni 2016, ekspor aneka jenis perhiasan itu menghasilkan US$48,050 juta.
Sementara untuk pangsa pasar ekspornya, negara Singapura merupkan tujuan utama ekspor perhiasdan Bali dengan andil mencapai 29,23% disusul pasar Amerika Serikat dengan andil 23,34%.
Masayarakat Singapura ternyata suka dengan perhiasan asal Bali, itu terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali yang menunjukan ekspor perhiasan paling banyak ke negara singa tersebut.
Selain itu, perhiasan yang umumnya untuk wanita itu juga diserap pasaran Hong Kong 7,15%, Australia 6,64%, Jepang 0,68%, Tiongkok 2,28%, Prancis 1,56%, Belanda 3,45%, Jerman 4,78% dan Spanyol 0,39%.
Sedangkan 20,50% sisanya diserap berbagai negara lainnya di belahan dunia, karena aneka jenis perhiasan yang didominasi dari bahan baku perak itu sangat disenangi konsumen mancanegara. [bbn/idc/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026