Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Jumlah Pengungsi Mencapai 15.124, Tersebar di 126 Titik
Sabtu, 23 September 2017,
17:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Ditetapkannya status Gunung Agung menjadi status AWAS sejak hari Jumat tanggal 22 September 2017, maka penduduk yang berada Kawasan Rawan Bencana dengan radius 12 km dari pusat kaldera mulai meninggalkan rumah menuju tempat-tempat mengungsi yang aman.
Sampai Sabtu 23 September 2017, pukul 12.00, jumlah pengungsi yang sudah terdata mencapai 15.124 jiwa yang tersebar di 126 titik di seluruh kabupaten/Kota di Bali baik di pos-pos pengungsian yang telah ditetapkan pemerintah maupun balai-balai desa, lapangan, maupun di rumah-rumah penduduk yang yang dianggap aman.
Banyaknya titik-titik pengungsian menimbulkan kesulitan bagi petugas untuk mendata keberadaan mereka. Untuk mempermudah penyaluran logistik, pemberian bantuan kesehatan maupun kebutuhan lain.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika, menghimbau kepada kelompok–kelompok pengungsi yang jumlahnya kurang dari 200 jiwa agar segera bergabung ke pos-pos pengungsian yang sudah ditentukan pemerintah, seperti GOR Sweca Pura, Rendang, Sidemen, Ulakan, Les, dan Tembok.
Hal itu disampaikannya pada saat keliling mengunjungi keberadaan para pengungsi di beberapa titik di Buleleng, dan Karangasem Sabtu (23/9).
“Kepada seluruh kelompok-kelompok pengungsi yang jumlahnya kurang dari 200 orang, saya himbau untuk segera bergabung dengan rekan-rekan pengungsi yang lain yang berada di pos-pos pengungsian yang sudah ditentukan pemerintah. Hal ini akan mempermudah dalam penyaluran bantuan baik makanan, kesehatan maupun bantuan lain yang dibutuhkan,” tegasnya.
Pada saat ini Pemerintah Provinsi Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karangasem sedang terus mendata jumlah maupun keberadaan pengungsi, sampai seluruh pengungsi terdata dengan baik, sehingga bantuan bisa segera didistribusikan. Kesulitan memang terjadi karena banyaknya titik-titik pengungsian yang tersebar di seluruh Bali.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6032 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4701 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2669 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2360 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2249 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026