Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Berdayakan Balai Banjar Untuk Tampung Pengungsi Gunung Agung
Kamis, 28 September 2017,
07:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Untuk menanggulangi pengungsian jangka panjang sehingga tidak menimbulkan permasalahan - permasalahan yang nantinya malah merugikan pengungsi, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memerintahkan untuk mengecek jumlah balai banjar yang ada di setiap desa yang tidak termasuk dalam kawasan rawan bencana. Balai banjar akan digunakan untuk menampung para pengungsi agar lebih layak.
Hal tersebut disampaikan saat meninjau Posko Induk Penanggulangan Bencana Gunung Agung, di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, Rabu (27/9).
"Pengungsi ini tidak bisa selamanya tinggal dalam tenda, nanti pasti akan menimbulkan masalah, seperti kebanjiran atau bocor kalau hujan, panas juga, jadi saya perintahkan untuk mengecek balai banjar di setiap desa di Karangasem yang tidak masuk kawasan rawan bencana," ungkap Pastika yang menurutnya hal tersebut perlu dilakukan guna mengantisipasi pengungsian dalam waktu yang lama.
Menurutnya, belajar dari tahun 1963 yang dimana Gunung Agung bisa kembali normal usai meletus membutuhkan waktu selama 1 tahun, jadi hal tersebut perlu diperhatikan jika kembali terjadi.
"Ini kan kita tidak tahu kapan akan meletus, dan kalaupun meletus harus berapa lama untuk kembali normal dan bisa kembali ke rumah masing - masing, jadi dalam selang waktu tersebut, kita harus berikan mereka tempat yang lebih layak, tidak bisa selamanya di tenda - tenda seperti ini," jelas Pastika.
Lebih lanjut ia menerangkan, di setiap banjar tersebut nantinya akan dikoordinir oleh kelian banjarnya dan di wilayah desa akan dikoordinir oleh kepala desa sehingga hal tersebut akan memudahkan pemerintah dalam menyalurkan bantuan logistik serta mendata jumlah real dari pengungsi tersebut.
"Nah nanti kalau kita sudah tahu bagaimana kondisi dari balai banjar tersebut, baru secara bertahap kita pindahkan para pengungsi yang dalam tenda tersebut, nanti kita berikan juga logistiknya, penyediaan sanitasi dan juga dapur umum serta uang lauk pauknya dan disana mereka bisa masak sendiri secara bersama - sama," imbuh Pastika.
Usai melakukan peninjauan di Tanah Ampo, Gubernur Pastika beserta rombongan juga menyempatakan diri mengunjungi dan menyapa para pengungsi di Balai Banjar Tebola, Sidemen, posko pengungsian di Rendang, posko pengungsian Ulakan serta posko pengungsian di GOR Swecapura Klungkung.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026