Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kebutuhan Gas Elpiji Pengungsi, Dewan Koordinasi ke Pertamina
Kamis, 28 September 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak Hiswana Migas dan Pertamina yang menangani gas elpiji, karena pemprov setempat setiap hari memerlukan gas 1,5 ton untuk dapur umum pengungsi Gunung Agung.
"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Hiswana Migas dan Pertamina yang menangani gas elpiji terkait kebutuhan gas tersebut setiap hari di dapur umum pengungsian," kata Tamba di Denpasar, Bali, Kamis.
Ia mengatakan dalam rapat yang diselenggarakan Selasa (26/9) tersebut, pihak Pertamina mengaku sudah menyalurkan gas elpiji ke wilayah pengungsian Gunung Agung.
"Mereka (Pertamina) sudah menyalurkan bantuan gas elpiji dan minyak gas. Namun waktu itu belum dilaporkan kepada pemerintah Provinsi Bali. Kami juga baru tahu setelah melakukan pertemuan dengan Pertamina," ujar politikus asal Kabupaten Jembrana.
Tamba mengatakan saat melakukan pemantauan ke Posko Tanah Ampo, pihaknya bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Waktu itu Gubernur Mangku Pastika menyebutkan bahwa untuk dapur umum pengungsian setiap hari memerlukan gas elpiji 1,5 ton.
Sedangkan dana bencana yang dianggarkan dalam APBD belum bisa dicairkan karena terbentur aturan hukum, sebab bisa dicairkan dana itu jika keadaan sudah berstatus tanggap darurat. Tapi kalau kondisinya masih status siaga darurat, maka dana itu belum bisa dicairkan.
"Dalam laporan keuangan untuk dana bencana masih sekitar Rp4,5 miliar. Tetapi belum bisa dicairkan karena terbentur aturan. Sehingga untuk memenuhi dana atau membeli gas elpiji masih kesulitan," ujarnya.
Sementara itu, Sales Executive LPG Bali Pertamina Rainier Axel Gultom mengatakan ketersediaan gas elpiji termasuk BBM di Bali masih aman, yang ada di Depo Manggis (Karangasem) dan Pesanggaran Kota Denpasar.
Terkait bantuan gas elpiji untuk pengungsi, Axel Gultom mengatakan pihaknya sudah turun ke sejumlah posko untuk menyalurkan bantuan gas elpiji dan minyak tanah.
"Itu inisiatif Pertamina. Kami belum klaim ke pemprov maupun Pemda. Kami belum mengetahui di mana saja posko yang membutuhkan bantuan gas elpiji. Kami juga sudah menyalurkan melalui bantuan sosial (CSR) Rp165 juta yang diarahkan di Posko Rendang," katanya. [bbn/drd/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026