Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
987 Pengungsi dari Selat Balik ke Rumahnya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Di Kecamatan Sidemen total ada 8,468 pengungsi dari berbagai wilayah namun sejak dua hari lalu sekitar 987 orang pengungsi dari Selat kembali kerumahnya masing-masing.
[pilihan-redaksi]
“Ya ada pengungsi dari Desa Padang Tunggal yang tinggal diposko Desa Tri Eka Buana pulang sebanyak 987 orang. Disana saat ini tersisa tinggal 40 orang saja,” ujar A.A Made Agung Surya jaya, S.Sos saat ditemui,Rabu (4/10).
Diakuinya kemungkinan akan terjadi penambahan jumlah pengungsi yang pulang karena untuk hari ini belum terdata. Namun diakuinya, para pengungsi tersebut pulang atas keinginannya sendiri tanpa ada paksaan. Saat ini total pengungsi yang berada di Kecamatan Sidemen baik itu yang berada di rumah-rumah warga dan di posko berjumlah 7475 orang.
Sementara itu, menurutnya stok logistik masih aman untuk tiga hari ke depan. Setiap harinya total sekitar 2 ton beras yang didistribusikan ke seluruh posko pengungsian. Adapun kendala diakui Surya Jaya selama ini yang cukup menjadi hambatan yakni pasokan gas elpiiji yang dipergunakan sebagai bahan bakar untuk memasak di setiap poko.
“Saat ini masih suadaya, namun yang menjadi kendala yakni isi ulangnya,” ujarnya. [igs/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6038 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan