Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Google Luncurkan Situs Pelacak Penyebaran Penyakit
Kamis, 5 Oktober 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Konsumen berduyun-duyun ke Google untuk belajar tentang kondisi kesehatan seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes. Dalam beberapa tahun terakhir, mesin pencari telah mencari cara untuk meningkatkan volume data kesehatannya.
Lab Berita Google, yang dirancang untuk membantu jurnalis dan periset menggunakan alat Google untuk data pengisahan cerita dan pemahaman, memperkenalkan alat baru minggu ini yang secara khusus berfokus pada perawatan kesehatan dan penyakit.
[pilihan-redaksi]
Melalui situs web Searching for Health lab Google mengembangkan serangkaian visualisasi untuk menunjukkan bagaimana penelusuran internet terkait kesehatan mendekati penyebaran penyakit yang sebenarnya.
Misalnya, Google menunjukkan bahwa di wilayah geografis tempat penelusuran untuk kanker, penyakit jantung, stroke dan depresi tinggi, demikian juga kejadian sebenarnya dari penyakit tersebut.
Data juga menunjukkan tren dari waktu ke waktu. Google mencari obesitas, misalnya, terus meningkat selama dekade terakhir.
Entah data Google bisa berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan pengendalian penyakit merupakan pertanyaan terbuka.
Situs tersebut, sebuah kolaborasi antara Google, studio desain Alberto Cairo dan perusahaan riset dan desain Schema Design, tidak membuat klaim apapun bahwa hal itu akan terjadi.
Penelitian telah menemukan bahwa lebih dari 80 persen pengguna internet telah mencari masalah kesehatan terkait secara online. Untuk memastikan informasi ini akurat, Google memiliki kemitraan aktif dengan Mayo Clinic.
Tahun lalu, Google memperbarui katalog gejala kesehatannya dengan memasukkan deskripsi penyakit spesifik yang lebih rinci, serta pilihan pengobatan dan gejala yang mungkin memerlukan kunjungan dokter. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026