Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Status Awas, Pariwisata Bali Kini Turun 40%
Jumat, 27 Oktober 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kementerian Koordinator Maritim menginisiasi evaluasi status awas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali. Evaluasi tengah dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator Maritim di Jakarta.
[pilihan-redaksi]
Kepala Pusat Data dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho membantah jika kementerian di bawah komando Luhut Binsar Panjaitan itu mengintervensi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam hal penentuan status Gunung Agung.
Menurut Sutopo, diambilnya peran evaluasi oleh Kementerian Koordinator Maritim oleh karena status awas Gunung Agung berimplikasi pada sektor pariwisata di Pulau Bali.
"Karena menyangkut sektor pariwisata yang menjadi kewenangan dari Kemenko Maritim. Bali ada destinasi utama Indonesia," kata Sutopo, Kamis (26/10/2017).
Sutopo mengaku tak menampik jika status awas Gunung Agung juga bisa berakibat pada persiapan pertemuan IMF dan World Bank yang akan digelar di Bali pada tahun depan.
"Selain itu, Menko Maritim juga menyiapkan Bali untuk pertemuan IMF dan World Bank 2018 di Bali," ungkapnya.
Sutopo juga mengklarifikasi pernyataan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan yang meminta pengungsi Gunung Agung dikembalikan ke daerah asalnya agar roda ekonomi dapat berputar kembali.
"Menko Maritim tidak memerintahkan pengungsi pulang dan menekan PVMBG menurunkan status Gunung Agung. Yang benar, Menko Maritim memerintahkan agar PVMBG mengevaluasi status Gunung Agung menyesuaikan data terkini," jelas Sutopo.
Bagi Sutopo, hal itu wajar dilakukan mengingat aktivitas gunung setinggi 3.142 mdpl itu menunjukkan penurunan. Selain itu, dampak ekonomi saat Gunung Agung awas sangat besar.
"Dampak ekonomi imbas Gunung Agung awas sangat besar. Pariwisata Bali turun 40 persen. Selain itu pembangunan terhenti," pungkasnya.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026