Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Stok 200 Ton Habis, Beras Pengungsi Menipis
Minggu, 29 Oktober 2017,
09:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Menyusul stok beras sebanyak 200 ton dari Provinsi habis. Stok beras diposko induk mulai menipis bahkan nyaris habis, nampak hanya ada beberapa bungkus beras itupun seluruhnya berasal dari sumbangan masyarakat.
"Sebenarnya nggak ada kekurangan beras, hanya saja surat amprahan beras ke kementerian yang diserahkan kepada Gubernur belum keluar karena data by name dan by address pengungsi belum keluar," ujar Kadis Sosial Ketut Puspa Kumari, saat ditemui di Posko induk Tanah Ampo, Sabtu (28/10).
Dirinya juga mengakui bahwa sampai saat ini data jelas seluruh pengungsi belum dikantonginya. Selama ini data yang diberikan baru sebatas jumlah secara global.
Hal tersebut tentu cukup menyulitkan terutama pada saat melakukan amprahan beras seperti saat ini. Selain itu, data global yang hanya mencantumkan jumlah angka pengungsi juga rentan, misalnya ada yang pindah namun tidak melaporkan.
Jika seluruh pengungsi sudah terdata by name by address, maka selain untuk memastikan jumlahnya juga mudah untuk melakukan amprah beras sehingga tidak seperti sekarang ini.
"Ya selama ini saya hanya dapat data jumlah angka, tanpa tau nama dan asal pengungsi yang tinggal diposko-posko tersebut," ungkapnya.
Disisi lain, sempat ditanya jika amprahan tersebut tak kunjung keluar suratnya apakah ada cara lain agar tidak sampai pengungsi kelaparan akibat stok beras habis.
Puspa Kumari mengaku sudah ada rencana B jika hal tersebut terjadi, yakni masih ada stok beras Rastra untuk 10 Desa di KRB III dari bulan Juni sampai September sebanyak 170 ton, namun untuk menggunakan beras itu, diperlukan kesepakatan dari ke 10 Desa tersebut.
Selain itu, Karangasem sendiri juga punya beras Rastra sebanyak 660 ton jatah bulan Oktober, November dan Desember.
"Ini bisa dipinjam jika memang dari kementrian belum ada ditindak lanjuti namum ingat dipinjam nanti harus dikembalikan," tandasnya.[bbn/igs/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026