Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Jokowi Percayakan Keamanan Papua ke Lenis
Rabu, 1 November 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercayakan sepenuhnya masalah keamanan Papua kepada Lenis Kogoya selaku staf khusus bidang pembangunan daerah tersebut.
Hal ini disampaikan Lenis Kogoya usai menggelar pertemuan internal bersama Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017) siang.
"Masalah keamanan Freeport, Pak Presiden mempercayakan saya untuk koordinasi di daerah untuk keamanan. Garis besarnya masalah keamanan di Papua. Saya sampaikan punya kepala suku. Kami selama ini perang suku di Timika dan Tolikara yang bisa menyelesaikan cuma saya," ujar Lenis di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).
Ia memastikan bakal memegang kepercayaan Jokowi untuk ikut serta menjaga keamanan di Papua dari berbagai konflik yang terjadi disana.
"Semua orang tahu, saya turun pasti aman. Sekarang itu semua minta keadilan. Kalau saya turun aman, berarti pihak keamanan dan kebijakkan hukum pun harus sama-sama tegak. Ini kita harus sama-sama tegas," katanya.
Lenis mengungkapkan, baru-baru ini ada dua orang pelaku penembakan yang menyebabkan daerah Papua sempat ditetapkan status keamanannya siaga satu.
"Ya, yang menembak ada dua, meninggal. Dibilang juga siaga satu. Saya sendiri bisa koordinasi dengan masyarakat yang di lingkungan itu, tapi ada cara yang sampaikan agar jangan kekerasan dulu. Semua kekerasan kita berhentikan dulu. Sekarang pemerintah, Freeport, suku adat, duduk dulu. Ini maunya seperti apa ini. Pasti solusinya cepat selesai," tuturnya.
Ia meyakini, jika kekerasan di Papua juga dilawan dengan kekerasan maka konflik disana tidak akan selesai.
"Freeport sudah hancur-hancuran, pertambangan hancur-hancuran. Nanti kita rugi juga. Bukan orang Amerika saja rugi, Indonesia juga rugi. Jadi, ini jangan sampai kita memancing masalah sampai keluar. Untuk itu, kami merangkul mereka untuk mediasi," tandasnya.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8082 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5660 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026