Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Sisa 10 Bulan Memimpin Bali, Gubernur Fokus Bangun SDM Buleleng
Jumat, 3 November 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Rendahnya potensi yang dimiliki Kabupaten Buleleng ditengarai menjadi penyebab masih banyaknya orang miskin di Buleleng. Oleh karena itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang tinggal menyisakan tidak lebih dari 10 bulan masa kepemimpinan berinisiatif untuk berfokus kepada peningkatan sumber daya manusia Buleleng.
Oleh karena itu Gubernur yang berasal dari Desa Patemon, Seririt, Buleleng ini berinisiatif mengundang warga Buleleng yang ada di perantauan untuk bersama-sama membangun SDM Buleleng melalui Yayasan Diaspora Buleleng. Undangan perdananya dilakukan pada hari Manis Galungan, Kamis (2/11) di Aula SMA Negeri Bali Mandara, Kubutambahan, Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Pada kesempatan itu Pastika mengatakan banyaknya siswa SMAN Bali Mandara yang berasal dari Buleleng menunjukkan masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten sebelah Utara pulau Bali ini. Sebelumnya Kepala Sekolah SMAN Bali Mandara Nyoman Darta mengungkapkan sebanyak 40% siswa SMAN Bali Mandara dan 60% siswa SMKN Bali Mandara berasal dari Buleleng.
Menurut Pastika syarat utama untuk bisa diterima di SMA/SMK Bali Mandara adalah miskin bukan syarat yang lain. Oleh sebab itu meskipun sebagian lulusannya sudah diterima di perguruan tinggi bergengsi dan ikatan dinas, masih ada sebagian lain yang mengalami kesulitan menempuh pendidikan tinggi. Inilah salah satunya yang akan menjadi perhatian Yayasan Diaspora Buleleng.
“Kan sayang kalau anak yang bagus setelah tamat kocar kacir lagi itulah sebabnya kita harus dukung. Bukan hanya yang sekolah disini, tapi juga yang sekolah diluar,” katanya.
Pastika mengatakan berdasarkan pengamatannya setelah keliling Bali, Buleleng memiliki potensi alam yang kurang dibandingkan daerah lain. Ia mencontohkan Karangasem yang sesungguhnya memiliki galian C serta obyek wisata yang cukup banyak. Dengan minimnya obyek wisata dan wilayah yang tidak subur, menjadi potensi terjadi kemiskinan terus menerus, dan inilah yang menurutnya perlu dipotong melalui pendidikan.
“Dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya diharapkan kedepannya bisa muncul sebagai unsur pengungkit supaya keluar dari kemiskinan,” ujarnya.
Menurutnya orang Buleleng memiliki banyak kelebihan seperti keterbukaan dan keberanian yang bisa menjadi modal untuk berkarya di luar Bali dan kemudian kembali memajukan daerah asalnya.
Pertemuan ini dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Buleleng, baik yang duduk di legislatif tingkat pusat, Provinsi maupun Kabupaten serta birokrat, pengusaha dan warga Buleleng perantauan lainnya. [bbn/prov/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026