Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penggerebekan Rumah Oknum Dewan Pengedar Narkoba Sudah Dilakukan Dua Kali

Senin, 6 November 2017, 11:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Pengerebekan rumah milik Wakil Ketua DPRD Bali Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta nomor 70, Denpasar, Sabtu (4/10) dinihari, sudah kedua kalinya dilakukan aparat kepolisian. 
 
Dulu, dia pernah ditangkap ditempat yang sama, namun tidak ditahan oleh pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali dengan alasan rehabilitasi. Kali ini apakah Mang Jangol kebal dari jeratan hukum? 
 
[pilihan-redaksi]
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 4 tersangka pengedar narkoba yakni, Nurhasyim Bay Gawi, I Gede Juni Antara, I Kadek Dandi Suardika, Rahman dan Semiati dan I Made Agus Sastrawan. Keempatnya ditemukan berada di dalam kamar dengan barang bukti 31 paket sabu dan alat isap bong, korek api gas, plastik klip kosong, sendok dari pipet, lima HP, uang tunai belasan juta dan catatan penjualan narkoba. 
 
Ada juga Air Softgun jenis revolver, dan Air Gun beserta peluru timah dan senjata tajam. 
 
Sumber kepolisian menerangkan, pengerebekan rumah Mang Jangol dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Sebab, setiap kamar yang dijadikan tempat mengkomsumsi narkoba, terpasang kamera CCTV. 
 
“Di kamar itu dilengkapi kamera CCTV yang memonitor setiap gerak-gerik orang dilokasi,” bisik sumber. 
 
Puluhan petugas kepolisian berbagai tugas, bergerak ke masing-masing kamar. Di kamar seorang pemuda bernama Sandi ditemukan dalam keadaan terkunci. Setelah didobrak, di dalam kamar didapati  timbangan. Selanjutnya petugas mengarah ke kamar milik tersangka Rahman. Melihat polisi datang, tersangka Rahman menghampiri dan memegang kaki petugas sambil memohon meminta maaf. 
 
Melihat tersangka Rahman menangis, petugas kepolisian semakin curiga. Alhasil, petugas membuka paksa kamar Rahman, karena yang bersangkutan mengaku kunci dibawa istrinya. Mirisnya, setelah dibuka paksa, istri Rahman (tersangka Semiati, red) ternyata berada di kamar. Petugas pun menggeledah dan menemukan 1 paket sabu di kamar. 
 
“Ada yang sempat dibuang, tapi kami berhasil temukan 23 paket dari kamar tersebut,” tegas sumber. 
 
Pasangan suami istri Rahma dan Semiati mengaku memperoleh sabu dari istri pertama Mang Jangol, Dewi, yang saat itu tidak berada di tempat. Sementara di kamar lainnya, petugas menemukan tersangka Didik Setiawan dan teman temannya sedang mengkonsumsi sabu. 
 
“Tersangka Didik Setiawan mengaku mendapatkan sabu dari Wayan Kembar, salah seorang anggota ormas,” sebut sumber. 
 
Sumber mengatakan, rumah Mang Jangol sudah lama dijadikan basis narkoba. Orang-orang yang datang ke rumah tersebut silih berganti, hanya untuk mengkonsumi sabu. Setiap harinya, rumah tersebut selalu ramai dan tidak ada kecurigaan petugas sama sekali. 
 
Sementara dalam pengerebekan itu, petugas Sat Resnarkoba Polresta Denpasar berkoordinasi dengan jajaran Dit Narkoba Polda Bali dan BNNP Bali. Tim gabungan mendapati kamar Mang Jangol terkunci dan jendela dalam keadaan terbuka. 
 
“Sehingga dimungkinkan yang bersangkutan lari pada saat polisi datang. Setelah pintu dibuka paksa kami temukan 6 paket sabu dan senjata bareta berikut senjata tajam di dalam kamarnya,” ungkap sumber sembari mengatakan di kamar Wayan Kembar ditemukan 7 paket sabu. 
 
Dikonfirmasi wartawan, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menegaskan, pihaknya hingga kini masih memburu Mang Jangol dan istri pertamanya, Dewi yang saat itu tidak berada di tempat. 
 
“Kami masih melakukan pengejaran. Apabila tidak serahkan diri maka 3 kali 24 jam kami akan keluarkan surat DPO," tegasnya. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami