Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pasar Agung Mendapat Verfikasi SNI Pasar Rakyat, Jadi Percontohan di Indonesia
Kamis, 9 November 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasar Agung Peninjoan Desa Peguyangan Kangin Kecamatan Denpasar Utara mendapat verifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.
Tiga orang Tim Verifikasi SNI Pasar Rakyat dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memberikan pendampingan kepada pengelola Pasar Agung.
[pilihan-redaksi]
"Kami hadir memberikan pendampingan kepada Pasar Agung terhadap pelaksanaan program SNI Pasar Rakyat Indonesia," ujar Tim Verifikasi SNI Pasar Rakyat Kemendag RI, Michael IJ bersama Nina Agustarini dan Shanty Dyah Ayu, Rabu (8/11) saat bertatap muka dengan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara.
Lebih lanjut dikatakan terdapat delapan pasar rakyat yang diberikan pendampingan dari Kemendag, yakni di Kota Palembang dan Kota Denpasar. Pasar Agung menjadi salah satu pasar dengan standarisasi terbesar diluar Pulau Jawa yang dilakukan verifikasi SNI Pasar Rakyat Tahun 2017. Hal ini juga tak terlepas dari Pasar Agung menjadi pasar percontohan di Indonesia dengan persyaratan sertifikasi yang telah dilakukan meliputi persyaratan umum terkait papan informasi, Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan, ruang menyusui, dan ruang kesehatan.
“Kita harapkan pasar Agung menjadi pasar percontohan SNI Pasar Rakyat di Indonesia, dengan dukungan penuh yang telah diberikan Walikota Denpasar bersama seluruh jajaran Pemkot Denpasar," ujar Michael IJ.
Sementara Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar mengatakan program revitalisasi pasar rakyat telah menjadi komitmen Walikota Denpasar, yang diharapkan dapat berdampingan dengan pasar modern.
"Perbaikan infrastruktur lewat program revitalisasi yang memperhatikan aspek kebersihan, pengelolaan limbah, kenyamanan hingga aspek ruang ibu menyusui, hingga tempat bermain anak," katnya.
Diharapkan revitalisasi pasar rakyat dapat merubah kesan kumuh dan becek saat musim hujan, serta keberadaannya mampu bersaing dari gempuran pasar modern. Tak sebatas pada peningkatan infrastruktur, namun juga memberikan akses permodalan hingga akses kemudahan ijin usaha kepada para pedagang dengan menggandeng lembaga perbankan, koperasi dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD).
Terdapat 34 pasar rakyat yang ada disetiap desa, serta 15 pasar rakyat yang di kelola Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar. “Tidak saja melakukan perbaikan fisik pasar hingga pemberdayaan pedagang dan pengelola pasar, namun juga program revitalisasi pasar rakyat ini memberikan dampak dalam peningkatan ekonomi kerakyatan," ujarnya.
Seperti revitalisasi Pasar Nyanggelan Panjer pada tahun 2017 ini mencapai omset rata-rata sebesar Rp6 miliar lebih per bulannya. Sebelum direvitalisasi pada Tahun 2013 capain omset hanya mencapai Rp2-3 miliar per bulan.
Keberadaan pasar rakyat kali ini juga telah menjadi salah satu obyek city tour di Kota Denpasar, serta Pasar Sindu Sanur mendapatkan peringkat pertama dalam daftar trending atraksi di Asia Tenggara. [bbn/dps/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026