Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hampir Setahun, Kasus Dugaan Pembunuhan WNA Jerman Belum Bisa Diungkap Jajaran Kepolisian Tabanan
Rabu, 27 Desember 2017,
16:19 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kasus dugaan pembunuhan Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman, Braun Silke (55) yang ditemukan tewas dengan tubuh terikat dan mengapung di Tukad Yeh di Sungai Yeh Ho, tepatnya di perbatasan anatara Banjar Dinas Jegu Bendul dengan banjar dinas Tatag, Desa Lalalinggah, Kecamatan Penebel, Tabanan, Kamis (26/1/2017), hingga akhir Desember 2017 ini belum terungkap.
Polisi belum mampu menetapkan pelaku dari kasus dugaan pembunuhan sadis tersebut. Saat ditemukan tubuh perempuan berumur 55 tahun itu dalam kondisi mengenaskan. Tangannya terikat dengan kabel listrik dan tali plastik warna biru, kaki terikat dengan tali plastik warna hitam dan biru. Begitu juga lehernya terikat dengan tali plastik pengikat sapi sepanjang 18 meter.
Kala itu jenasah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 wita oleh Ni Made Nuarsih (47) petani asal Banjar Dinas Jegu Bendul, hampir satu tahun tepatnya tanggal 26 Januari 2017.
Saat itu saksi Nuarsih sedang mencari bamboo di pinggir sungai. Alangkah terkejutnya saksi saat menoleh ke arah sungai melihat sosok mayat mengapung. Saksi kemudian memanggil suaminya I Wayan Sudirka (57), keduanya langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada I Gusti Wayan Sumarbawa yang lanjut melapor ke Polsek Penebel.
Terkait belum terungkapnya pelaku maupun motif kasus dugaan pembunuhan sadis terhadap korban, menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi jajaran Polres Tabanan di tahun 2018 mendatang.
Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, saat dikonfirmasi Rabu (27/12/2017). Pihaknya terus berupaya maksimal mengungkap kasus yang ada.
"Kami di kepolisian terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap, dan menjadi atensi. Namun, untuk pengungkapan itu tentu membutuhkan proses," ungkap AKP I Putu Oka Suyasa.
Menurutnya, untuk pengungkapan kasus, petugas terkait harus bekerja maksimal mencari alat bukti. Sebab, pihaknya mengalami kendala minim saksi dan alat bukti.
"Dalam pengungkapan suatu kasus, harus memiliki saksi dan bukti yang kuat. Namun ada beberapa kasus yang minim bukti dan saksi, sehingga masih belum terungkap. Tapi kita terus bekerja keras untuk mengungkapnya," terangnya.
Disamping ada beberapa kasus yang belum terungkap, ia juga menuturkan bahwa sudah banyak kasus-kasus yang berhasil diungkap selama tahun 2017. Baik tindak pidana umum maupun narkotika. "Seperti kasus narkoba, juga banyak yang berhasil diungkap. Bahkan kasus perampokan di apotik Kimia Farma serta She colection juga telah terungkap, serta pelaku curanmor," jelasnya.
Ia meminta kepada masyarakat agar mendukung jajaran kepolisian untuk bisa mengungkap kasus-kasus. Mengingat informasi dari masyarakat jika ada kejadian sangat diperlukan, dengan tujuan bisa menambah alat bukti.
"Kami harap masyarakat bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk memberikan informasi sekecil apapun," tandasnya.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5976 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026