Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Selfie Berebihan Berdampak pada Gangguan Kesehatan
Jumat, 5 Januari 2018,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Swafoto atau selfie jika dilakukan secara berlebihan menjadi obsesif untuk selalu mengambil gambar selfie dan melakukan upload ternyata dikelompokan pada gangguan kesehatan yang disebut selfitis.Menurut Praktisi klinis dan Staf pengajar FKUI/RSCM, Ari Fahrial Syam MD,PhD, FACP, swafoto jika tidak dilakukan secara hati-hati bisa membuat celaka bagi pelakunya.
Berbagai penelitian dan laporan menyampaikan bahwa terjadi kecelakaan yang membuat pelaku selfie mengalami luka-luka bahkan sampai menyebabkan kematian misalnya jatuh pada satu ketinggian, serangan dari hewan liar, sengatan listrik, trauma pada kegiatan olahraga karena kurang konsentrasi kondisi sekitar saat sedang melakukan selfie, kecelakaan lalu lintas baik saat sebagai pengendara maupun saat sebagai pejalan kaki.
Karena itu, memang tidak dianjurkan untuk melakukan selfie ketika berada di ketinggian, saat sedang berolahraga, sedang berada disekitar hewan liar bahkan di beberapa negara melarang masyarakatnya melakukan selfie saat mengemudi dan saat sedang berjalan kaki.
Menurut penelitinya, Dr.Janarthanan Balakrishnan, penyakit selfitis, yaitu seseorang yang sudah mengalami kecanduan untuk melakukan selfie, membagi selfitis menjadi 3 kelompok.
Pembagian ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan di India salah satu negara dengan angka kematian tertinggi yang berhubungan dengan selfie. Pada penelitian tersebut, 34 persen responden mengalami selfitis borderline, 40.5 persen mengalami selfitis akut dan 25.5 persen mengalami selfitis kronis. Perlakuan pengambilan selfie secara obsesif lebih banyak pada laki-laki mencapai 57,5 persen dibandingkan pada wanita yang hanya 42.5 persen.
Pada penelitian ini juga mendapatkan bahwa kelompok umur 16-20 tahun lebih berisiko terjadinya selfitis. Sembilan persen responden mengambil selfie lebih dari 8 kali dalam sehari dan sekitar 25 persen membagi sedikitnya 3 gambar ke sosial media setiap hari.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026