Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
40 KK Warga Bantaran Sungai Terancam Terjangan Lahar Dingin
Jumat, 12 Januari 2018,
01:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puluhan kepala keluarga yang tinggal di bantaran sungai terancam terjangan lahar dingin. Salah satunya warga Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, yang tinggal di bantaran sungai Tukad Panti.
Menurut salah satu warga Dusun Geriana Kangin , I Wayan Darsika, dirinya tinggal tepat di sisi barat aliran sungai, jika terjadi banjir maka akses untuk menyelamatkan diri terputus. Bahkan beberapa waktu lalu banjir material vulkanik nyaris menerjang rumahnya.
Diriya terpaksa tinggal di rumah beserta empat orang anggota keluarga yakni ibu Ni Wayan Kundri, ayah I Ketut Sumawa, adiknya Kadek Arnawa, dan satu orang lansia Ni Wayan Ribut 70 tahun dalam keadaan sakit tidak mampu berjalan.“Sebenarnya takut, setiap malam tidak bisa tidur takut tiba-tiba lahar dingin mengalir,” ujar Ni Wayan Kundri.
Ungkapan tersebut senada dengan Ni Nyoman Supadmi salah satu warga Dusun Tukad Sabuh yang tinggal hanya beberapa meter saja dari lokasi Lahar Dingin mengalir. Dirinya beserta suami dan anaknya juga merasakan ketakutan terlebih pada saat malam hari. Bahkan sempat waktu itu sekitar pukul 23.00 wita dirinya pergi kerumah kerabat karena dari arah hulu terdengar suara gemuruh cukup keras.
“Takut sekali apa lagi pas malam hari, ya mau gimana lagi soalnya anak sekolah,” ungkapnya.Kendati demikian, jika memang dari pemerintah mengarahkan untuk mengungsi kembali, dirinya akan mengungsi demi keamanan. Sebelumnya Supadmi mengungsi di daerah Klunglung, namun karena radius dipersempit dirinya kembali pulang kerumah.
Mendapat informasi tersebut, Camat Selat I Nengah Danu bersama Kapolsek Selat AKP I Made Sidartawan didampingi Kepala Desa Duda Utara dan seluruh Kepala Wilayah langsung mengunjungi lokasi warga yang berada di bantaran sungai tersebut. Dalam kunjungannya Camat Selat mengatakan sudah berkoordinasi dengan PUPR Karangasem untuk menyediakan shelter di Lapangan Mamed Sidemen bagi warga yang berada di bantaran sungai.
“Ya kita sudah koordinasi dengan Dinas PUPR untuk disediakan shelter atau penampungan di Lapangan Mamed Sidemen, sesuai dengan hasil rapat waktu ini, warga diluar radius 6 kilometer yang merasa tidak aman diperbolehkan untuk mengungsi dan tetap ditanggung logistiknya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Wilayah masing-masing Dusun, total terdapat 40 KK yang tinggal di bantaran Sungai tersebut, yakni di Dusun Tukad Sabuh ada 11 KK, Dusun Geriana Kangin 7 Kk dan Dusun Geriana Kauh 22 KK.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026