Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
40 KK Warga Bantaran Sungai Terancam Terjangan Lahar Dingin
Jumat, 12 Januari 2018,
01:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puluhan kepala keluarga yang tinggal di bantaran sungai terancam terjangan lahar dingin. Salah satunya warga Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, yang tinggal di bantaran sungai Tukad Panti.
Menurut salah satu warga Dusun Geriana Kangin , I Wayan Darsika, dirinya tinggal tepat di sisi barat aliran sungai, jika terjadi banjir maka akses untuk menyelamatkan diri terputus. Bahkan beberapa waktu lalu banjir material vulkanik nyaris menerjang rumahnya.
Diriya terpaksa tinggal di rumah beserta empat orang anggota keluarga yakni ibu Ni Wayan Kundri, ayah I Ketut Sumawa, adiknya Kadek Arnawa, dan satu orang lansia Ni Wayan Ribut 70 tahun dalam keadaan sakit tidak mampu berjalan.“Sebenarnya takut, setiap malam tidak bisa tidur takut tiba-tiba lahar dingin mengalir,” ujar Ni Wayan Kundri.
Ungkapan tersebut senada dengan Ni Nyoman Supadmi salah satu warga Dusun Tukad Sabuh yang tinggal hanya beberapa meter saja dari lokasi Lahar Dingin mengalir. Dirinya beserta suami dan anaknya juga merasakan ketakutan terlebih pada saat malam hari. Bahkan sempat waktu itu sekitar pukul 23.00 wita dirinya pergi kerumah kerabat karena dari arah hulu terdengar suara gemuruh cukup keras.
“Takut sekali apa lagi pas malam hari, ya mau gimana lagi soalnya anak sekolah,” ungkapnya.Kendati demikian, jika memang dari pemerintah mengarahkan untuk mengungsi kembali, dirinya akan mengungsi demi keamanan. Sebelumnya Supadmi mengungsi di daerah Klunglung, namun karena radius dipersempit dirinya kembali pulang kerumah.
Mendapat informasi tersebut, Camat Selat I Nengah Danu bersama Kapolsek Selat AKP I Made Sidartawan didampingi Kepala Desa Duda Utara dan seluruh Kepala Wilayah langsung mengunjungi lokasi warga yang berada di bantaran sungai tersebut. Dalam kunjungannya Camat Selat mengatakan sudah berkoordinasi dengan PUPR Karangasem untuk menyediakan shelter di Lapangan Mamed Sidemen bagi warga yang berada di bantaran sungai.
“Ya kita sudah koordinasi dengan Dinas PUPR untuk disediakan shelter atau penampungan di Lapangan Mamed Sidemen, sesuai dengan hasil rapat waktu ini, warga diluar radius 6 kilometer yang merasa tidak aman diperbolehkan untuk mengungsi dan tetap ditanggung logistiknya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Wilayah masing-masing Dusun, total terdapat 40 KK yang tinggal di bantaran Sungai tersebut, yakni di Dusun Tukad Sabuh ada 11 KK, Dusun Geriana Kangin 7 Kk dan Dusun Geriana Kauh 22 KK.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026