Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Erupsi Gunung Agung, Ekonomi Lesu, Harga Beras Naik
Rabu, 17 Januari 2018,
07:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sudah jatuh tertimpa tangga. Hal tersebut nampaknya tepat untuk menggambarkan apa yang dirasakan oleh warga di Kabupaten Karangasem khususnya yang berada di wilayah Kawasan Rawan Bencana atau KRB.
Belum usai ancaman bahaya erupsi Gunung Agung yang menyebabkan hampir seluruh warga kehilangan pencaharian. Kini warga kembali dipersulit dengan naiknya harga sembako terutama beras sejak beberapa hari terakhir.
“Sebelunya masih Rp.12 ribu per kilonya, sekarang naik jadi Rp. 13 ribu, takutnya besok malah naik lagi jadi Rp.15 ribu ditengah situasi sulit seperti ini,” kata salah satu warga yang berada di kawasan rawan bencana 2, Wayan Rata (43 tahun).
Kenaikan harga beras tersebut diakui oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Suarta terjadi sejak beberapa hari terakhir. Padahal dari hasil monitoring per tanggal 9 Januari cenderung masih stabil, dimana harga beras dengan kualitas terbaik masih berada diharga Rp. 12 ribu per kilogramnya namun kini sudah naik menjadi Rp. 13 ribu perkilonya.
“Ya memang terjadi peningkatan sejak beberapa hari lalu yang disebabkan oleh harga pasokan juga mengalami kenaikan,” kata Ngurah Suarta saat dikonfirmasi, Selasa (16/01).
Selain beras, beberapa jenis bumbu masakan seperti cabai besar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana semula harganya hanya Rp. 22 ribu per kilonya naik menjadi Rp. 30 ribu.
Menurut Ngurah Suarta, di Kabupaten Karangasem saat ini untuk stok beras di pedagang masih mencukupi. Hanya saja kenaikan harga beras memang mengalami kenaikan dari pemasoknya.
Sementara itu, untuk mengendalikan harga beras di pasaran pihaknya mengaku akan melakukan pemantauan baik harga maupun stok di Gudang dan Toko Beras setiap hari untuk dilaporkan kepada tim pengendali inflasi daerah baik di Kabupaten maupun di Provinsi.
“Jika terjadi kenaikan harga kembali, kita akan kordinasi ke Bulog Provinsi untuk melakukan operasi pasar,” tandas Suarta.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026