Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pulang Kerumah Akibat Lokasi Pengungsian Digunakan Tempat Upacara Agama
Nasib Pengungsi Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sekitar 53 orang dari 16 KK pengungsi Gunung Agung asal Desa Bhuana Giri terpaksa pulang kerumah pada Selasa (06/02).
Para pengungsi tersebut terpaksa meninggalkan posko pengungsian yang berada di Desa Macang, Bebandem, Karangasem, karena lokasi tersebut dijadikan tempat upacara agama.
Para pengungsi yang kebanyakan bertempat tinggal di daerah radius kurang dari 6 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung tersebut terpaksa pulang lantaran lokasi tempat mengungsi tersebut merupakan pesucian desa yang merupakan tempat untuk melakukan persiapan pembuatan upakara dan tempat penyimpanan.
"Sehubungan akan dipergunakan untuk persiapan upacara "Bethare turun kabeh" dan persiapan upacara "Ngaben" masal, sehubungan tempat tersebut adalah pesucian Desa tempat untuk persiapan pembuatan upakara dan tempat penyimpanan upakara lainnya," kata Kepala Desa Macang Ni Putu Dewi Suryanti,SH saat dikonfirmasi terkait kepulangan pengungsi tersebut.
Menurut Suryanti, seluruh pengungsi yang terpaksa dipulangkan tersebut kemungkinan akan kembali kerumahnya masing – masing.
Mengingat para pengungsi belum mendapatkan lokasi pengungsian yang baru.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan