Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Enam Penculik Bule Bulgaria Resmi Tersangka
Kamis, 8 Februari 2018,
04:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah memeriksa 16 orang sebagai terduga pelaku penculikan bule asal Bulgaria, George Jordanov, di Jalan Sunset Road Kuta, 3 Februari lalu, jajaran Dit Reskrimum Polda Bali akhirnya menetapkan 6 tersangka. Dua diantaranya warga Turki, satu warga Bulgaria dan 3 pemuda lokal. Kasus penculikan dan penyekapan disertai permintaan tebusan 20.000 dollar Amerika ini bermotif balas dendam.
Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Sang Made Mahendra Jaya, enam orang yang dijadikan tersangka itu memiliki peran masing-masing. Yakni Yusuf Efraim Kiuk alias Ken (29), pencetus ide penculikan terhadap korban. Tihomir Asenov Danailov (35) asal Bulgaria dan Kemal Kapuci (30) asal Turki, keduanya berperan sebagai turut serta dalam penculikan.
Kemudian, Yusten J Kapitan (29), pelaku yang menjaga korban di lokasi penyekapan. Deti seorang perempuan yang berperan mengetahui penculikan di lokasi penyekapan. Terakhir, Kahraman Midis alias Hiro asal Turki, berperan yang mengetahui penculikan dan datang kelokasi penyekapan. “Sementara 10 lainnya kami jadikan saksi untuk dimintai keterangannya terkait kasus ini,” beber Kombes Mahendra, Rabu (7/2).
Menurutnya, kasus penculikan dan penyekapan terhadap George Jordanov terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari Kedubes Bulgari yang melaporkan warganya diculik oleh warganegara Turki dan orang lokal. Kedubes Bulgaria menerima informasi penculikan tersebut dari teman korban dengan memberikan bukti video rekaman. Berdasar video rekaman itu polisi langsung menyelidiki kasus penculikan yang terjadi di Jalan Sunset Road, Kuta, tertanggal 3 Febuari 2018 sekitar pukul 21.30 Wita.
“Setelah kami terima laporan dari Kedubes tertanggal 5 Febuari sekitar pukul 18.30 wita, dalam waktu 2 jam lebih kami berhasil meringkus beberapa pelakunya yang terekam dalam video tersebut. Pelaku ini juga mengancam dan meminta uang tebusan 20.000 dollar Amerika,” terangnya.
Tim Jatanras bergerak cepat mengamankan belasan orang yang ada di di video tersebut. Termasuk Ken, yang merupakan salah seorang anggota ormas dan juga sekaligus otak pelaku penculikan. Pria yang bekerja sebagai security ini ditangkap di area pangkalan TNI AU, Bandara Ngurah Rai, Tuban saat mengendarai mobil Toyota Inova DK 88 CF warna hitam. “Di dalam mobil itu kami temukan pelaku dua warganegara asing, yakni Tihomir Asenov Danailov dan Kemal Kapuci,” ungkapnya.
Selanjutnya, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Bali bergerak cepat menyelamatkan korban dalam ruang penyekapan di sebuah rumah kos di Gang Dispen I, Jalan Kampus Unud, Jimbaran. Dilokasi penyekapan, sekitar pukul 22.20 Wita, petugas kepolisian menangkap satu pelaku lagi yakni Yusten J Kapitan yang ditugasi menjaga korban di dalam kamar.
“Rumah kos penyekapan dijaga oleh satu orang. Dan, kami temukan korban di dalam kamar dalam kondisi tangan terborgol. Selama 2 hari korban disekap dan diberi makan,” bebernya.
Kombes Mahendra mengatakan, selain minta uang tebusan sebesar 20.000 Dollar Amerika, motif para pelaku ini adalah aksi balas dendam. Sebelumnya, salah seorang pelaku yakni, tersangka Kahraman Midis alias Hiro mengaku pernah dianiaya oleh korban (George Jordanov) dan teman-temannya, pada 25 Oktober 2017 lalu di Jalan Sunset Road Kuta. “Pelaku (Hiro, red) mengaku dipukuli hingga babak belur oleh beberapa teman korban, dan barang miliknya dirampas. Sehingga pelaku berniat balas dendam,” ujarnya.
Kombes Mahendra menjelaskan dua warga Turki dan satu Bulgaria itu sudah lama tinggal di Bali dan membuka usaha restoran Kebab Turki di Jalan Sunset Road, Kuta. Sedangkan korban sendiri, George Jordanov, datang berlibur ke Bali 2 November 2017 lalu.
Mereka pun bertemu tanpa sengaja saat korban membeli rokok di dekat restoran Kebab Turki milik para pelaku, 3 Februari 2018 sekitar pukul 21.30 Wita dan dendam kusumat pun terjadi. “Kami sangat sayangkan bule itu mengajak orang lokal. Penculikan ini tanpa bayaran katanya pertemanan saja,” tandasnya.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026