Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bapeten Menilai Pengembangan Nuklir Untuk Kesehatan Potensial di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menilai pemanfaatan nuklir untuk kesehatan potensial dikembangkan di Bali. Terutama untuk penanganan penyakit kanker yang populasi kasusnya terus meningkat.
Sangat potensial dikembangkan, terutama terkait dengan kebutuhan dalam bidang kesehatan. Karena dilihat sampai saat ini, populasi penderita kangker semakin meningkat. Tentunya, harus membutuhkan penanganan sesegera mungkin.
Jadi salah satu solusinya, tentu dengan memanfaatkan tenaga nuklir dalam penangananya, jelas Direktur Pengaturan dan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Radioaktif Bapeten, Ishak, M.S dalam keteranganya di Seminyak, Badung pada Senin, (12/2/2018)
Ishak mengungkapkan bahwa melihat kondisi fasilitas kesehatan yang ada sampai saat ini, masih perlu terus ditingkatkan. "Setahu Saya, untuk di Bali saat ini pengembangan tenaga nuklir fokus untuk kesehatan, bisa dikatakan masih potensiap untuk selanjutnya dikembangkan," ungkap Ishak.
Ishak mengakui khusus pengembangan nuklir untuk energi di Bali belum memungkinkan. Mengingat secara kajian lokasi juga sangat tidak memungkinkan.
Adapun kajian-kajian yang saya maksud, seperti terkait kondisi geografis, geological, jika memunkinkan jauh dari potensi gempa dan vulkanologi, jika PLTN dekat dengan gunung api itu diusahakan untuk dihindari sekali,jelas Ishak.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan