Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bapeten Menilai Pengembangan Nuklir Untuk Kesehatan Potensial di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menilai pemanfaatan nuklir untuk kesehatan potensial dikembangkan di Bali. Terutama untuk penanganan penyakit kanker yang populasi kasusnya terus meningkat.
Sangat potensial dikembangkan, terutama terkait dengan kebutuhan dalam bidang kesehatan. Karena dilihat sampai saat ini, populasi penderita kangker semakin meningkat. Tentunya, harus membutuhkan penanganan sesegera mungkin.
Jadi salah satu solusinya, tentu dengan memanfaatkan tenaga nuklir dalam penangananya, jelas Direktur Pengaturan dan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Radioaktif Bapeten, Ishak, M.S dalam keteranganya di Seminyak, Badung pada Senin, (12/2/2018)
Ishak mengungkapkan bahwa melihat kondisi fasilitas kesehatan yang ada sampai saat ini, masih perlu terus ditingkatkan. "Setahu Saya, untuk di Bali saat ini pengembangan tenaga nuklir fokus untuk kesehatan, bisa dikatakan masih potensiap untuk selanjutnya dikembangkan," ungkap Ishak.
Ishak mengakui khusus pengembangan nuklir untuk energi di Bali belum memungkinkan. Mengingat secara kajian lokasi juga sangat tidak memungkinkan.
Adapun kajian-kajian yang saya maksud, seperti terkait kondisi geografis, geological, jika memunkinkan jauh dari potensi gempa dan vulkanologi, jika PLTN dekat dengan gunung api itu diusahakan untuk dihindari sekali,jelas Ishak.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun