Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Pemulihan Pariwisata, Kemenpar Inisiasi Program Fam Trip To Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kementrian Pariwisata bersama Pemerintah Kabupaten Karangasem menginisiasi program Perjalanan Wisata Pengenalan (Mega Fam Trip to Karangasem) pada Jumat (2/3) dengan mendatangkan wisatawan asal Jepang, Malaysia, Thailand dan Singapura.
Kegiatan yang juga didukung Air Asia dan BMW Travel ini bertujuan mendukung program pemulihan pariwisata Bali dan Kabupaten Karangasem yang terkena dampak aktivitas Gunung Agung sehingga diharapkan para turis dapat melihat kondisi nyata Bali dan Kabupaten Karangasem pada khususnya.
Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia Pemkab Karangasem, Priagung Duarsa Kabupaten Karangasem merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Bali yang menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu andalan dalam kegiatan pembangunannya.
Pariwisata Kabupaten Karangasem mulai berkembang dan dikenal pada tahun 1980-an, dengan berkembangnya Kawasan Candidasa, yang saat ini diikuti oleh mulai munculnya banyak potensi wisata baru. Berbagai potensi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan Nusantara maupun Manca Negara untuk datang dan menikmati surga tersembunyi di Bali Timur ini.
Keindahan alam tetap menjadi hal yang menarik yang ditawarkan Kabupaten Karangasem kepada wisatawan dengan ménampilkan hamparan sawah, kebun salak dan perbukitan. Selain menarik kunjungan para wisatawan, atmosfir Kabupaten Karangasém yang tenang dan damai, mampu menjadikannya sebagai salah satu pilihan bagi berbagai komunitas untuk mengadakan pertemuan atau berkumpul dan melaksanakan berbagai aktivitas di tempat ini.
Pada perkembangannya industri pariwisata secara umum, termasuk industri pariwisata di Kahupaten Karangasem telah mengalami berbagai tantangan dan ‘hambatan dengan terjadinya berbagai isu Nasional.
"Saat ini industri pariwisata Bali dan Kabupaten Karangasem pada khususnya kembali mengalami guncangan akibat aktivitas Gunung Agung. Kejadian alam yang tidak kita duga dan tidak dapat kita kendalikan," ujarnya.
Hal ini sangat berpengaruh bagi minat wisatawan baik Nusantara maupun manca negara untuk datang ke Bali dan Kabupaten Karangasem. Kenyataan ini tentu sangat mengguncang keberlangsungan industri pariwisata termasuk orang-orang yang berkecimpung di dalamnya yang mengandalakan industri ini sebagai mata pencahariannya.
Namun di tengah permasalahan ini, Pemerintah Daerah dan masyarakat masih dapat bersyukur bahwa Kabupaten Karangasem adalah daerah yang luas dan kaya, yang masih dapat digali berbagai kemungkinannya untuk tetap menjaga keberlangsungan industri pariwisata.
Febrina Budiman, General Manager Bali Mega Wisata (BMW) Travel menuturkan terdapat 60 agen diantaranya agen dari Malaysia, Singapura, Thailand dan juga Jepang yang turut serta mensukseskan acara ini. Sebelumnya mereka telah mengunjungi Pura Lempuyang, tepatnya di Purwayu Lempuyang lanjut ke tempat yang sekarang yaitu Tirtagangga, terakhir yaitu flow di Agro Wisata Sibetan Agro Salak dan kembali lagi ke Badung.
Mereka datang ke Bali khususnya ke Kabupaten Karangasem dikarenakan isu-isu yang tersebar mengenai situasi Gunung Agung. Tetapi para Turis ini sekarang sudah update di media sosial dan mengetahui bahwa zona bahaya sekarang hanya 4 Km saja, dan mereka sudah memberitahukan ke folowernya masing-masing dan tamu-tamu yang lainnya supaya dikondisikan bahwa Bali dan khususnya Karangasem itu aman untuk di kunjungi wisatawan mancanegara.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang