Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gempa Karangasem, Siswa Yang Tengah Imunisasi JE Panik Keluar Kelas
Rabu, 7 Maret 2018,
17:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem. Gempa berkekuatan 3,4 SR yang mengguncang hampir seluruh wilayah Kabupaten Karangasen pada Rabu (7/3) pagi ini menimbulkan kepanikan seperti yang terjadi di SD 2 Amerthabuana, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Sontak, dari total 142 siswa ditambah 6 siswa pengungsi asal Bukit Galah berhamburan keluar ruangan saat gempa berlangsung. Padahal sebelum kejadian, para siswa tengah mendapatkan faksin Japanese Encephalitis (JE) dan mewajibkan siswa setelah mendapat imunisasi agar tetap duduk di dalam ruangan kelas sesuai prosedur.
Sontak, dari total 142 siswa ditambah 6 siswa pengungsi asal Bukit Galah berhamburan keluar ruangan saat gempa berlangsung. Padahal sebelum kejadian, para siswa tengah mendapatkan faksin Japanese Encephalitis (JE) dan mewajibkan siswa setelah mendapat imunisasi agar tetap duduk di dalam ruangan kelas sesuai prosedur.
"Ya saat itu baru saja siswa selesai mendapatkan faksin JE kemudian tiba - tiba terjadi gempa, siswa berhamburan keluar ruangan kami sebagai guru menghimbau siswa agar tetap tenang dan berkumpul di halaman sekolah seperti apa yang disampaikan saat edukasi bencana bebera waktu lalu," ujar I Ketut Merta, salah satu guru pengajar di sekolah.
[pilihan-redaksi2]
Diakuinya para siswa sedikit mengalami ketakutan hingga beberapa ada yang gemetar namun karena pihak guru mendampingi dan memberikan pemahaman situasi bisa kembali tenang. Sekitar 15 menit berkumpul dihalaman sekolah karena dirasa sudah aman, seluruh siswa lantas kembali memasuki ruangan kelas dan kembali melanjutkan pelajaran.
Diakuinya para siswa sedikit mengalami ketakutan hingga beberapa ada yang gemetar namun karena pihak guru mendampingi dan memberikan pemahaman situasi bisa kembali tenang. Sekitar 15 menit berkumpul dihalaman sekolah karena dirasa sudah aman, seluruh siswa lantas kembali memasuki ruangan kelas dan kembali melanjutkan pelajaran.
Berbeda halnya di SD 2 Jungutan yang ada di Dusun Kubu Pangi, Bebandem. Seluruh siswanya langsung dipulangkan karena bangunan sekolah terutama pada bagian atap sudah rapuh. Ditakutkan jika terjadi gempa susulan atap akan rubuh. Hal ini diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa I Nyoman Sudirman yang juga selaku Kepala wilayah Dusun Yehkori. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026