Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemkot Didorong Gencar Sosialisasi Pengendara Tujuan Zona Aman Sekolah
Kamis, 22 Maret 2018,
15:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar telah membuat 28 titik zona aman sekolah (ZAS) di setiap sekolah, terutama di jalan arteri. Kendati demikian diperlukan sosialisasi gencar bagi pengendara agar tidak menimbulkan kemacetan atau kecelakaan.
Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Meganada mengatakan keberadaan ZAS di beberapa ruas jalan yang ada sekolah bagus untuk menjaga keselamatan anak-anak sekolah saat menyebrang. Namun Ia berharap agar keberadaan ZAS agar dilaksanakan sosialisasi lebih gencar sehingga semua pengendara kendaraan mengetahui manfaat dari ZAS tersebut.
"Kalau tidak disosialisasikan dengan baik, saya takut malah akan menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Mengingat pengendara pasti bertanya tanda ZAS ini untuk apa," ujarnya.
Hal senada juga dikatakan Made Suharta orang tua salah seorang murid SDN 8 Pemecutan Denpasar. Ia mengaku keberadaan ZAS sangat membantu anak-anak dalam menyebrang jalan. Hal ini tentunya akan menghindari kecelakaan terjadi pada anak-anak sekolah. Meski demikian Ia berharap sosialisasi agar terus digencarkan sehingga para penggendara kendaraan mengetahui manfaat dari ZAS terbebut.
"Sekarang ini masih banyak pengguna kendaraan bermotor tidak mau berhati-hati saat melintasi kawasan ZAS. Sehingga itu sangat membahayakan anak-anak saat menyebrang jalan," ujarnya.
Lebih lanjut Suharta berharap agar semua sekolah SD khususnya yang ada di kawasan lalu lintas agar dibuatkan ZAS, mengingat ZAS sangat membantu para orang tua dan khususnya anak-anak sekolah saat menyebrang pada jam pulang sekolah.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Nyoman Sustiawan saat ditemui Kamis (22/3) di Denpasar mengatakan ZAS bukan sekadar mengecat jalan, melainkan mempunyai fungsi yang sangat luas diantaranya untuk keselamatan pelajar saat menyeberang jalan waktu berangkat maupun pulang sekolah.
"ZAS untuk peningkatan budaya tertib berlalu lintas dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan, saya berharap agar semua pengguna kendaraan bermotor mentaati aturan yaitu hati-hati dengan mengurani kecepatan saat melintasi ZAS," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan budaya tertib berlalu lintas di Denpasar mulai meningkat, diharapkan dengan adanya ZAS tersebut dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama di lingkungan sekolah.
"Program ZAS ini merupakan suatu bentuk nyata dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana sebagai perlindungan anak berlalu lintas di jalan," katanya. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2409 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026